Representasi konflik spiritualitas dalam lirik lagu “Mangu” Karya Fourtwnty Feat. Charita Utami melalui kajian semiotika Roland Barthes

Ilmi, Muhammad Kharisul (2026) Representasi konflik spiritualitas dalam lirik lagu “Mangu” Karya Fourtwnty Feat. Charita Utami melalui kajian semiotika Roland Barthes. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Muhammad Kharisul Ilmi_04010522022 ok.pdf] Text
Muhammad Kharisul Ilmi_04010522022 ok.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of Muhammad Kharisul Ilmi_04010522022 full.pdf] Text
Muhammad Kharisul Ilmi_04010522022 full.pdf
Restricted to Repository staff only until 29 December 2028.

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji representasi konflik spiritualitas dalam lirik lagu “Mangu” karya Fourtwnty feat. Charita Utami, yang memotret benturan antara cinta, keyakinan, dan arah hidup dalam konteks musik populer Indonesia kontemporer. Tujuan penelitian adalah menginterpretasi konflik spiritualitas melalui tiga lapisan makna semiotika Roland Barthes, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos, serta mengaitkannya dengan perspektif Islam mengenai ujian keimanan. Penelitian teks media ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data utama berupa lirik resmi “Mangu” yang dianalisis menggunakan semiotika Roland Barthes untuk menelusuri makna literal, asosiasi emosional kultural, dan pembentukan mitos yang mengorganisasi konflik spiritual tokoh lirik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tataran denotasi, lirik merekam pergeseran arah spiritual melalui perbedaan bacaan, cara berdoa, dan arah kiblat yang menjadi sumber ketegangan hubungan. Pada tataran konotasi, simbol Adam dan Hawa, gestur menggenggam dan menadah tangan, serta ungkapan “gila tak masuk logika” dan “ini soal hati bukan yang diyakini” membangun krisis identitas dan keterbelahan antara mempertahankan cinta dan menjaga iman. Pada lapisan mitos, lagu menaturalisasi gagasan bahwa perbedaan arah spiritual dalam hubungan cinta cenderung berujung pada perpisahan yang dianggap wajar, sekaligus mengafirmasi hak individu menentukan jalan spiritualnya beserta konsekuensi kehilangan. Secara teoritis, penelitian ini memperluas penerapan semiotika Roland Barthes pada musik populer Indonesia dan studi spiritualitas dalam budaya populer. Secara praktis, temuan dapat dimanfaatkan musisi, pendidik, dan penikmat musik sebagai bahan refleksi kritis atas relasi cinta dan iman dalam kehidupan modern.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
Name Email NIM
Ilmi, Muhammad Kharisul kharisul.ilmi953@gmail.com 04010522022
Contributors:
Contribution Name Email NIDN
Thesis advisor Moefad, Agoes Moh am.moefad@uinsby.ac.id 2025087002
Uncontrolled Keywords: Semiotika Roland Barthes; konflik spiritualitas; lirik lagu; Mangu; Fourtwnty
Subjects: Konflik sosial
Musik
Spiritualisme
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Ilmu Komunikasi
Depositing User: Muhammad Kharisul Ilmi
Date Deposited: 08 Oct 2026 06:18
Last Modified: 08 Oct 2026 06:18
URI: https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/87722

Actions (login required)

View Item
View Item