Konstruksi realitas dan legitimasi institusional dalam pemberitaan arya daru: analisis wacana kritis Norman Fairclough

Syafirah, Vivilia (2026) Konstruksi realitas dan legitimasi institusional dalam pemberitaan arya daru: analisis wacana kritis Norman Fairclough. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Vivilia Syafirah_03010422023 ok.pdf] Text
Vivilia Syafirah_03010422023 ok.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Vivilia Syafirah_03010422023 full.pdf] Text
Vivilia Syafirah_03010422023 full.pdf
Restricted to Repository staff only until 6 January 2029.

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini menelaah bagaimana empat media daring Indonesia, Liputan6, iNews, Republika, dan Media Indonesia membentuk pemberitaannya tentang kematian Arya Daru Pangayunan pada 8–11 Juli 2025. Berlandaskan Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough, studi ini memadukan empat lensa teks, praktik wacana, dan praktik sosial dan ketidakberesan sosial untuk menunjukkan bagaimana bahasa berfungsi sebagai praktik sosial yang sarat ideologi dan relasi kuasa. Desain penelitian bersifat kualitatif dengan analisis dokumen. Korpus mencakup judul, lead, isi berita, dan kutipan sumber. Pengodean dilakukan melalui kisi-kisi yang memetakan fokus narasi, dominasi sumber, serta hadir-tidaknya suara alternatif, kemudian diperiksa silang antarmedia. Hasil menunjukkan bahwa: (1) pada tataran tekstual, pilihan leksikal kerap meningkatkan efek dramatis (mis. rujukan pada pengikatan), sementara modalitas kehati-hatian (“masih ditelaah”, “menunggu hasil autopsi”) mengarahkan pembaca pada ketidakpastian dan menunda penetapan tanggung jawab: (2) pada tingkat praktik wacana, keterangan kepolisian secara sistematis mendominasi paragraf-paragraf awal, sedangkan suara keluarga atau rekan muncul terbatas, menandakan ketimpangan akses terhadap agenda pemberitaan: (3) pada tingkat praktik sosial, pola ini meneguhkan otoritas institusi negara dan menormalkan relasi kuasa antara polisi, media, dan khalayak memosisikan berita bukan semata pelaporan fakta, melainkan produksi realitas yang “masuk akal” secara ideologis. (4) pada tingkat ketidakberesan sosial, pola ini didefinisikan sebagai penderitaan, ketidakadilan, atau pelanggaran terhadap martabat dan kesejahteraan manusia yang muncul dari struktur kekuasaan dan praktik hegemoni dalam masyarakat. Secara teoretis, studi ini menegaskan keterterapan kerangka Fairclough pada peliputan kriminal yang beririsan konteks diplomatik: secara praktis, penelitian merekomendasikan pedoman redaksional yang memperluas keberagaman sumber dan membatasi eufemisme serta labelisasi stigmatis guna memperkuat literasi kritis pembaca.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
Name Email NIM
Syafirah, Vivilia viviliasyafirah@gmail.com 03010422023
Contributors:
Contribution Name Email NIDN
Thesis advisor Fidiyanti, Murni murni1fidiyanti@yahoo.com 198305302011012011
Thesis advisor Abrian, Rizky rizky.abrian@uinsby.ac.id 199110052020121017
Subjects: Kematian
Kriminologi
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Sastra Indonesia
Depositing User: VIVILIA SYAFIRAH
Date Deposited: 15 Sep 2026 07:34
Last Modified: 15 Sep 2026 07:34
URI: https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/87758

Actions (login required)

View Item
View Item