Pemahaman santriwati tentang konsep takdir dan ikhtiar dalam Teologi Asy’ariyah di Pesantren Putri Miftahul Mubtadiin Ar-Ridlo, Krempyang

Islamiyah, Layli Nurul (2026) Pemahaman santriwati tentang konsep takdir dan ikhtiar dalam Teologi Asy’ariyah di Pesantren Putri Miftahul Mubtadiin Ar-Ridlo, Krempyang. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Layli Nurul Islamiyah_02040124007 OK.pdf] Text
Layli Nurul Islamiyah_02040124007 OK.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of Layli Nurul Islamiyah_02040124007 Full.pdf] Text
Layli Nurul Islamiyah_02040124007 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 26 September 2029.

Download (3MB)

Abstract

Takdir (qadha’ dan qadar) dan ikhtiar merupakan dua konsep fundamental dalam teologi Islam yang sejak awal perkembangan ilmu kalam terus diperdebatkan. Perdebatan tersebut melahirkan beragam aliran pemikiran, salah satunya teologi Asy‘ariyah yang menawarkan konsep kasb sebagai jalan tengah antara determinisme dan kebebasan manusia. Dalam konteks pendidikan pesantren, konsep kasb memiliki signifikansi penting karena berfungsi sebagai kerangka teologis yang menyeimbangkan usaha manusia dengan ketentuan Allah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemahaman santriwati tentang konsep kasb dalam kitab Tijan ad-Durori, Durus al-Aqa’id, dan Qathrul Ghaits, serta bagaimana mereka memaknai hubungan antara ikhtiar dan takdir dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan perspektif sosiologi interpretatif Max Weber. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap 15 santriwati Pesantren Putri Miftahul Mubtadiin Ar Ridlo, Krempyang, yang telah mengkhatamkan pengajian kitab tauhid, didukung oleh observasi partisipatif dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menggunakan konsep kasb sebagai kerangka interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar santriwati belum mengenal istilah kasb secara formal, namun telah menginternalisasi maknanya melalui pengajian kitab dan praktik kehidupan pesantren. Ikhtiar dipahami sebagai kewajiban religius yang harus dilakukan secara maksimal, sementara takdir dimaknai sebagai ketentuan Allah atas hasil akhir usaha manusia. Pemahaman ini membentuk sikap religius yang moderat, tidak fatalistik dan tidak pula voluntaristik. Dengan demikian, konsep kasb berfungsi sebagai kerangka keyakinan yang hidup dan membimbing santriwati dalam menyikapi realitas kehidupan sehari-hari di Pesantren.

Item Type: Thesis (Masters)
Creators:
Name Email NIM
Islamiyah, Layli Nurul nurullayli05@gmail.com 02040124007
Contributors:
Contribution Name Email NIDN
Thesis advisor Syam, Nur nursyam@uinsby.ac.id 2007055801
Thesis advisor Moefad, Agoes Moh am.moefad@gmail.com 2025087002
Uncontrolled Keywords: Kasb; Ikhtiar dan Takdir; Teologi Asy‘ariyah; Santriwati Pesantren
Subjects: Aqaid dan Ilmu Kalam
Pesantren
Qada dan Qadar
Divisions: Program Magister > Dirasah Islamiyah
Depositing User: Layli Nurul Islamiyah
Date Deposited: 26 Sep 2026 08:09
Last Modified: 26 Sep 2026 08:09
URI: https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/88654

Actions (login required)

View Item
View Item