Asbi, Muh (2026) Dakwah interkultural dalam kajian dhuhur Masjid Baitul Hakam di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Muh Asbi_02040724013 OK.pdf
Download (3MB)
Muh Asbi_02040724013 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 2 October 2029.
Download (3MB)
Abstract
Penelitian ini membahas praktik dakwah interkultural dalam Kajian Dhuhur di Masjid Baitul Hakam Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, sebuah masjid yang berada di lingkungan heterogen dengan jamaah beragam latar sosial, budaya, profesi, dan afiliasi organisasi keagamaan. Kajian Dhuhur dipilih sebagai ruang analisis karena merupakan forum dakwah rutin yang dihadiri oleh jamaah pelabuhan, pegawai PT Pelindo, pedagang, nelayan, serta penumpang kapal dari berbagai daerah. Tujuan penelitian ini adalah: (1) mendeskripsikan Pesan Dakwah Interkultural dalam Kajian Dhuhur, dan (2) mengetahui Persepsi Jamaah terhadap dakwah interkultural di masjid tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi partisipatif, wawancara mendalam terhadap da’i, takmir, dan jamaah, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui proses kondensasi data, penyajian data, serta verifikasi kesimpulan dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesan dakwah interkultural disampaikan melalui pendekatan dialogis, penggunaan bahasa yang sederhana, penyesuaian tema dengan kebutuhan jamaah, serta penghindaran materi yang berpotensi memicu perbedaan tajam seperti isu khilafiyah dan politik. Para da’i dari berbagai ormas (NU, Muhammadiyah, Salafi, dan Al Irsyad) mampu mengkondisikan ceramah secara inklusif, menekankan nilai ukhuwah, toleransi, dan etika sosial. Persepsi jamaah menunjukkan bahwa keberagaman latar da’i dipandang sebagai kekayaan pengetahuan, memperluas wawasan keagamaan, serta memperkuat harmoni sosial. Kajian Dhuhur berfungsi tidak hanya sebagai media edukasi keagamaan, tetapi juga sebagai ruang integrasi sosial yang meminimalkan gesekan antarbudaya. Penelitian ni memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan ilmu dakwah interkultural, serta kontribusi praktis bagi pengelola masjid sebagai model penguatan harmoni dalam ruang keagamaan masyarakat heterogen.
| Item Type: | Thesis (Masters) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||||||
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Dakwah Interkultural; Kajian Dhuhur; Masjid Baitul Hakam; Masyarakat Heterogen | ||||||||||||
| Subjects: | Manajemen Dakwah Muhammadiyah Masalah sosial Pluralisme Nahdlatul Ulama |
||||||||||||
| Divisions: | Program Magister > Komunikasi dan Penyiaran Islam | ||||||||||||
| Depositing User: | Muh Asbi | ||||||||||||
| Date Deposited: | 02 Oct 2026 06:41 | ||||||||||||
| Last Modified: | 02 Oct 2026 06:41 | ||||||||||||
| URI: | https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/88760 |
