Khuza, M. Diwani Adil (2025) Tinjauan yuridis terhadap kredit macet akibat wanprestasi pada perjanjian : KPR, melalui Bank BTN kantor Cabang Mulyosari Surabaya. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
M. Diwani adil Khuza_05040721070 OK.pdf
Download (4MB)
M. Diwani adil Khuza_05040721070 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 28 September 2029.
Download (4MB)
Abstract
Kredit Pemilikan Rumah (KPR) adalah fasilitas pembiayaan yang banyak diminati untuk memenuhi kebutuhan hunian karena menawarkan cicilan jangka panjang. Namun, sering terjadi wanprestasi oleh debitur, yaitu ketidakpatuhan dalam membayar angsuran sesuai perjanjian, yang dapat menyebabkan kredit macet. Kredit macet merugikan bank dan berdampak signifikan pada nasabah yang mengalami kesulitan pembayaran, serta memengaruhi stabilitas ekonomi secara keseluruhan. Oleh karena itu, tinjauan yuridis mendalam terhadap perjanjian KPR di Bank BTN Mulyosari Surabaya diperlukan untuk mengidentifikasi permasalahan dan mencari solusi hukum. Penelitian ini akan mengkaji peraturan perundang-undangan, isi perjanjian, dan penyelesaian kasus kredit macet. Berdasarkan hal tersebut, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana bentuk wanprestasi yang dilakukan oleh debitur dalam perjanjian Kredit Pemilikan Rumah (KPR) di Bank BTN Kantor Cabang Mulyosari Surabaya yang mengakibatkan terjadinya kredit macet? dan (2) Bagaimana penyelesaian kredit macet akibat wanprestasi debitur dalam perjanjian KPR di Bank BTN Kantor Cabang Mulyosari Surabaya?. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual, yang didukung oleh studi lapangan di Bank BTN Cabang Mulyosari. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pemahaman hukum dalam praktik perjanjian KPR serta perlindungan hukum bagi para pihak yang terlibat. Perjanjian Kredit Pemilikan Rumah (KPR) merupakan bentuk perjanjian utang-piutang antara debitur dan bank yang dibuat berdasarkan asas kebebasan berkontrak sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata), yang memuat hak dan kewajiban masing-masing pihak. Namun, dalam pelaksanaannya, banyak debitur yang lalai dalam memenuhi kewajibannya, sehingga menimbulkan masalah kredit macet parafrase dengan singkat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadinya kredit macet dalam perjanjian KPR di Bank BTN Kantor Cabang Mulyosari Surabaya disebabkan oleh faktor internal, seperti penurunan pendapatan debitur, serta faktor eksternal, seperti kondisi ekonomi yang tidak stabil. Akibat hukum timbulnya wanprestasi yaitu eksekusi atas jaminan hak tanggungan. Untuk menyelesaikan permasalahan ini, Bank BTN melakukan berbagai upaya, termasuk restrukturisasi kredit, penyelesaian melalui jalur litigasi dan non-litigasi, serta lelang hak tanggungan. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar pihak bank meningkatkan sosialisasi dan transparansi informasi terhadap calon debitur, khususnya dalam menjelaskan isi perjanjian dan risiko hukum yang dapat timbul. Selain itu, perlu adanya penguatan literasi hukum di kalangan masyarakat agar calon debitur memiliki pemahaman yang memadai sebelum menandatangani perjanjian KPR, guna meminimalkan potensi sengketa di kemudian hari.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | kredit macet; wanprestasi; perjanjian KPR; tinjauan yuridis; Perbankan. | ||||||||
| Subjects: | Hukum Islam > Perjanjian Hukum > Hukum Perdata |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Publik Islam | ||||||||
| Depositing User: | M.Diwani Khuza | ||||||||
| Date Deposited: | 28 Sep 2026 03:09 | ||||||||
| Last Modified: | 28 Sep 2026 03:09 | ||||||||
| URI: | https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/89089 |
