Daffa, Muhammad Thufail Hilmi (2025) Konsep penciptaan langit dan bumi: studi analisis Kitab Tafsir Ilmi Kemenag dengan teori big bang. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Muhammad Thufail Hilmi Daffa_07040321124 OK.pdf
Download (2MB)
Muhammad Thufail Hilmi Daffa_07040321124 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 19 October 2029.
Download (2MB)
Abstract
Konsep penciptaan langit dan bumi sering menjadi perdebatan antara perspektif ilmiah dan teologis. Penciptaan dianggap sebagai tindakan ilahi yang signifikan dalam banyak tradisi, termasuk interpretasi dari tafsir Kementerian Agama. Di sisi lain, teori Big Bang menjelaskan bagaimana alam semesta dimulai dengan ledakan besar yang membentuk ruang dan waktu. Terdapat suatu masalah yang kemudian menjadi focus kajian pada penelitian ini yaitu 1) Bagaimana konsep penciptaan langit dan bumi menurut tafsir ilmi kemenag? 2) Bagaimana konsep penciptaan langit dan bumi menurut teori big bang? 3) Bagaimana penciptaan langit dan bumi perspektif tafsir ilmi Kemenag bila dianalisis atau dikorelasi dengan teori big bang? adalah Penelitian ini bersifat penelitian library research dengan metode yang digunakan kualitatif dengan pendekatan interdisipliner yang menggabungkan antara tafsir ilmi, sains, dan filsafat. Analisis yang digunakan adalah analisis historis. Sedangkan, teknik pengumpulan data yang digunakan untuk menganalisis konsep penciptaan langit dan bumi yaitu dokumentasi. Sumber data penelitian ini diperoleh dari Kitab Tafsir Kemenag, buku terjadinya alam semesta perspektif teori Big Bang karya Wegie Ruslan dan Mikhael dua dan buku analisis wacana karya Asep Badara. Adapun surah yang menjelaskan mengenai konsep penciptaan langit dan bumi meliputi surah al-A’raf ayat 54 dan surah Hud ayat 7. Adapun hasil penelitian adalah: 1) Menurut Kementerian Agama, bumi dan langit diciptakan dalam enam era atau periode, yang berbeda dari konsep hari dalam kehidupan seseorang. Dari awal mula alam semesta hingga terciptanya galaksi, bintang, dan planet, keenam periode ini mencakup fase-fase ilmiah. Lebih jauh, Allah menyatakan bahwa Singgasana Arsy di atas air merupakan komponen yang diperlukan bagi semua makhluk hidup. 2) Mengenai penciptaan langit dan bumi menurut teori Big Bang dimulai sekitar 13,7 miliar tahun lalu dengan ledakan besar yang mengembang dari titik tunggal dengan suhu sangat tinggi. Seiring waktu, suhu menurun dan partikel dasar terbentuk, membentuk proton dan neutron. Proses nukleosintesis awal menghasilkan inti-inti ringan seperti hidrogen dan helium. Alam semesta terus berkembang, membentuk struktur besar seperti bintang, galaksi, dan planet. Saat ini, alam semesta diperkirakan memiliki diameter sekitar 93 miliar tahun cahaya dan terus mengembang dengan cepat. 3) Analisis menunjukkan kitab tafsir Kementerian Agama dan kajian ilmiah terkait teori Big Bang, dapat disimpulkan bahwa proses penciptaan langit dan bumi dalam AlQur’an berjalan sejalan dengan ilmu pengetahuan modern. Alam semesta yang bermula dari dentuman besar dan terbentuk dari partikel-partikel halus ini menunjukkan kesesuaian antara wahyu Al-Qur’an dan temuan sains. Surat Al Anbiya’ ayat 30 secara tegas menggambarkan kesatuan awal langit dan bumi yang kemudian dipisahkan, yang sesuai dengan teori ilmiah tentang asal-usul alam semesta. Dengan demikian, tidak terdapat pertentangan antara konsep penciptaan dalam Al-Qur’an dan sains modern, melainkan keduanya saling melengkapi dalam mengungkap rahasia penciptaan alam semesta.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Penciptaan; Langit dan Bumi; Tafsir Kemenag; Teori Big Bang | ||||||||
| Subjects: | Islam dan Ilmu Pengetahuan Tafsir > Tafsir Al Qur'an |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Alquran dan Tafsir | ||||||||
| Depositing User: | muhammad thufail hilmi daffa | ||||||||
| Date Deposited: | 19 Oct 2026 03:05 | ||||||||
| Last Modified: | 19 Oct 2026 03:05 | ||||||||
| URI: | https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/89153 |
