Hakim, Muhammad Naufal (2026) Wacana hermeneutik dan transformasi episteme interpretasi ayat-ayat relasi gender dalam Tafsir Indonesia Pra-Pasca Kemerdekaan. Doctoral thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Muhammad Naufal Hakim_01040323006 OK.pdf
Download (7MB)
Muhammad Naufal Hakim_01040323006 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 17 September 2029.
Download (7MB)
Abstract
Disertasi ini berangkat dari kesadaran kritis bahwa wacana gender dalam Islam tidak terlepas dari peran tradisi tafsir al-Qur’an, yang dalam banyak kasus mereproduksi bias patriarkal, berkelindan dengan struktur sosial hierarkis, dan didominasi oleh otoritas penafsir laki-laki. Bias gender dalam penafsiran al-Qur’an bekerja pada ranah hermeneutik dan epistemik, sehingga membentuk makna keagamaan sejak proses interpretasi teks. Bias ini terus direproduksi dalam literatur tafsir, termasuk di Indonesia. Penelitian ini mengkaji wacana hermeneutik dan transformasi episteme interpretasi ayat-ayat relasi gender dalam tafsir Indonesia masa pra-pasca kemerdekaan, yang merefleksikan peralihan paradigma tradisional ke modern hingga pembacaan kritis. Kajian ini berfokus pada lima tafsir, yaitu Tarjumān al-Mustafīd karya ‘Abd al-Ra’ūf al-Sinkīlī, Marāḥ Labīd karya Nawawī al-Bantānī, Tafsir al-Azhar karya Hamka, Tafsir al-Mishbāh karya Quraish Shihab, dan Tafsir Kebencian karya Zaitunah Subhan. Penelitian ini mengajukan tiga pertanyaan: (1) bagaimana wacana hermeneutik interpretasi ayat-ayat relasi gender dalam tafsir Indonesia?; (2) bagaimana transformasi episteme interpretasi ayat-ayat relasi gender dalam tafsir Indonesia?; (3) bagaimana model pemikiran dan tipologi interpretasi ayat-ayat relasi gender dalam tafsir Indonesia? Penelitian kualitatif berbasis kepustakaan ini menerapkan dua kerangka teoretis utama, yaitu fusi horizon Gadamer dan arkeologi-genealogi Foucault. Hasil penelitian ini merumuskan dialektika tafsir gender sebagai proses interaktif antara teks al-Qur’an, konteks historis penafsir, dan konstruksi epistemologi yang terartikulasi melalui tiga temuan analitis. Pertama, wacana hermeneutik interpretasi ayat-ayat relasi gender dalam tafsir Indonesia menunjukkan perluasan horizon penafsir, dari tafsir berbasis otoritas teks dan tradisi yang mereproduksi hierarki gender menuju pendekatan berbasis konteks dengan orientasi apologetik-modernis dan kritis-emansipatoris. Kedua, transformasi episteme interpretasi ayat-ayat relasi gender dalam tafsir Indonesia memperlihatkan dinamika relasi kuasa-pengetahuan, dari dominasi episteme klasik yang literal dan patriarkal sebagai rezim kebenaran awal, menuju negosiasi episteme modern yang lebih rasional dan humanis, hingga lahirnya diskontinuitas episteme kontemporer yang dipengaruhi feminisme Islam dan berorientasi pada wacana kesetaraan gender. Ketiga, berdasarkan dialektika tersebut, teridentifikasi tiga model pemikiran tafsir gender, yaitu hierarkis-normatif, egaliter-etis, dan dialektis-ambivalen, serta memetakan empat tipologi tafsir gender, yaitu tekstual-afirmatif, tekstual-tradisionalis, kontekstual-substansial, dan kontekstual-transformatif. Implikasi temuan ini memperkaya kajian tafsir dengan kerangka tipologis dan paradigmatik yang dialogis dan terbuka.
| Item Type: | Thesis (Doctoral) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||||||
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Hermeneutika; Episteme; Relasi Gender; Tafsir Indonesia | ||||||||||||
| Subjects: | Gender Tafsir > Tafsir Al Qur'an |
||||||||||||
| Divisions: | Program Doktor > Ilmu Alquran dan Tafsir | ||||||||||||
| Depositing User: | Muhammad Naufal Hakim | ||||||||||||
| Date Deposited: | 17 Sep 2026 15:25 | ||||||||||||
| Last Modified: | 17 Sep 2026 15:25 | ||||||||||||
| URI: | https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/91200 |
