Nuzulia, Firdausin (2026) Analisis komparatif Global Warming Potential (GWP) pada material bata merah konvensional dan material bata ringan (Autoclave Aerated Concrete) berbasis cradle-to-gate. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Firdausin Nuzulia_09010722004 full.pdf
Restricted to Repository staff only until 29 September 2029.
Download (2MB)
Firdausin Nuzulia_09010722004.pdf
Download (2MB)
Abstract
Perubahan iklim menempatkan konstruksi sebagai penyumbang 33% emisi karbon global, dengan Indonesia di peringkat kesembilan tertinggi. Penelitian ini menganalisis dan membandingkan Global Warming Potential (GWP), biaya, serta durasi produksi bata merah konvensional dan bata ringan Autoclaved Aerated Concrete (AAC) menggunakan pendekatan Life Cycle Assessment (LCA) ISO 14040/14044 dalam sistem cradle‑to‑gate dengan unit fungsional 1 m³ dinding. Data inventori sekunder dikonversi ke GWP berdasarkan faktor emisi IPCC AR6 horizon 100 tahun, dilengkapi analisis biaya dan waktu. Hasil menunjukkan bata merah menghasilkan 414,702 kg CO₂‑eq/m³, biaya Rp1.878.775,40/m³, durasi 57 jam. AAC lebih rendah emisi 373,798 kg CO₂‑eq/m³, namun biaya lebih tinggi Rp4.332.169,65/m³, dengan durasi jauh singkat 19 jam. Terdapat reduksi emisi 40,904 kg CO₂‑eq/m³ (9,863%) pada AAC. Beban emisi AAC terutama dari semen Portland dan energi autoklaf, sedangkan bata merah dari ekstraksi tanah liat dan pembakaran tradisional. Kesimpulan menegaskan adanya trade‑off bahwa AAC unggul ekologis dan efisiensi waktu, tetapi lebih mahal. Rekomendasi penggunaan AAC untuk proyek percepatan konstruksi dan green building, disertai insentif menekan biaya material rendah karbon serta substitusi semen dengan pozzolan, mendukung target Net Zero Emission 2050 dan regulasi Bangunan Gedung Hijau (Permen PUPR No. 21/2021).
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||||||
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Life Cycle Analysis; Global Warming Potential; bata merah; konstruksi berkelanjutan; cradle‑to‑gate | ||||||||||||
| Subjects: | Arsitektur Teknologi Ekologi |
||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Sains dan Teknologi | ||||||||||||
| Depositing User: | Firdausin Nuzulia | ||||||||||||
| Date Deposited: | 29 Sep 2026 04:59 | ||||||||||||
| Last Modified: | 29 Sep 2026 04:59 | ||||||||||||
| URI: | https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/91219 |
