Amalia, Lina (2026) Tradisi haul Syekh Jumadil Kubro Troloyo: kontinuitas perubahan 2016 - 2025. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Lina Amalia_03040222093 full.pdf
Restricted to Repository staff only until 8 September 2029.
Download (5MB)
Lina Amalia_03040222093.pdf
Download (5MB)
Abstract
Penelitian ini berjudul “Tradisi Haul Syekh Jumadil Kubro Troloyo: Kontinuitas dan Perubahan 2016-2025” berisi tiga rumusan masalah yang dibahas, yaitu: (1) Bagaimana sejarah dan makna tradisi haul Syekh Jumadil Kubro dalam kehidupan masyarakat?; (2) Bagaimana interelasi antara dimensi spiritual, kultural, dan ekonomi mempengaruhi transformasi tradisi haul Syekh Jumadil Kubro?; (3) Bagaimana dinamika kontinuitas dan perubahan dalam tradisi haul Syekh Jumadil Kubro di Troloyo sepanjang periode 2016-2025?. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penulis menerapkan metode penelitian sejarah (historis) yang terdiri dari empat tahap, yaitu pengumpulan sumber (heuristik), kritik sumber (verifikasi), interpretasi, dan penulisan sejarah (historiografi). Penelitian ini juga menggunakan teori continuity and change dari John Obert Voll sebagai kerangka analisis untuk melihat keberlangsungan dan perubahan tradisi dalam konteks sosial-keagamaan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa: (1) tradisi haul Syekh Jumadil Kubro telah diselenggarakan secara rutin sejak sekitar tahun 1968 atas prakarsa KH. Ismail Ibrahim dan tokoh masyarakat setempat. Tradisi ini kemudian berkembang lebih luas setelah kunjungan Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pada tahun 2002 yang mendorong pengembangan kawasan makam sebagai destinasi wisata religi. Bagi masyarakat, haul dimaknai sebagai bentuk penghormatan kepada Syekh Jumadil Kubro, sarana memohon keberkahan, serta media pelestarian nilai-nilai keagamaan dan budaya; (2) tradisi haul merupakan hasil interelasi yang integratif antara dimensi spiritual sebagai inti, dimensi kultural sebagai medium ekspresi dan pengikat sosial, serta dimensi ekonomi sebagai dampak dari meningkatnya partisipasi masyarakat, meskipun berpotensi memunculkan komersialisasi; (3) dinamika tradisi haul menunjukkan adanya keseimbangan antara kontinuitas dan perubahan, di mana unsur-unsur inti tetap terjaga, sementara adaptasi terjadi melalui penyesuaian bentuk, skala, dan pengelolaan, termasuk integrasi unsur modern dan respons terhadap pandemi COVID-19, sehingga tradisi tetap relevan tanpa kehilangan sakralitasnya.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||||||
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Tradisi haul; Syekh Jumadil Kubro; sejarah sosial-keagamaan; Troloyo | ||||||||||||
| Subjects: | Kesenian Budaya Tradisi Islam |
||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Sejarah dan Peradaban Islam | ||||||||||||
| Depositing User: | Lina Amalia | ||||||||||||
| Date Deposited: | 08 Sep 2026 01:57 | ||||||||||||
| Last Modified: | 08 Sep 2026 01:57 | ||||||||||||
| URI: | https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/91586 |
