Relevansi metode psikoterapi Kiyai Chudlori dan Logoterapi Viktor E Frankl untuk menemukan makna hidup: studi kasus di Pondok Pesantren pengenalan diri Syifaul Qulub Sawahan Surabaya

Muchammad, Fikri Islamuddin (2024) Relevansi metode psikoterapi Kiyai Chudlori dan Logoterapi Viktor E Frankl untuk menemukan makna hidup: studi kasus di Pondok Pesantren pengenalan diri Syifaul Qulub Sawahan Surabaya. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Muchammad Fikri Islamuddin_07020620043 full.pdf] Text
Muchammad Fikri Islamuddin_07020620043 full.pdf
Restricted to Repository staff only until 29 September 2029.

Download (5MB)
[thumbnail of Muchammad Fikri Islamuddin_07020620043.pdf] Text
Muchammad Fikri Islamuddin_07020620043.pdf

Download (5MB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang Relevansi Logoterapi Viktor E Frankl dan Metode Psikoterapi Kiyai Chudlori Dalam Menemukan Makna Hidup, peneliti merasa perlu untuk menemukan relevansi diantara kedua metode tersebut berdasarkan kebutuhan ruhani manusia yang senantiasa mendambakan kebahagiaan dalam hidupnya. Merupakan sebuah hal yang bersifat umum, bahwasannya kebutuhan mendasar manusia dalam hidup ini adalah kebahagiaan, hal tersebut yang kemudian menjadikan manusia melakukan segala hal dalam kehidupan ini, berharap bahwa segala aktivitas yang mereka lakukan adalah menghasilkan kebahagiaan yang kemudian menopang hidupnya. Dari siklus kehidupan semacam itu apakah kemudian manusia mendapatkan kebahagiaan yang abadi? Dalam artian rasa bahagia tersebut apakah tertanam secara permanen dalam ruhani nya? Kenyataannya adalah tidak, kebahagiaan yang mereka dapatkan selalu saja bersifat sementara dan tidak permanen, apakah hal ini bisa di artikan bahwa cara manusia dalam mendapat kebahagiaan adalah salah? Ataukah kesalahan tersebut terletak pada cara pandangnya terhadap konsep kebahagiaan?. Viktor E Frankl dan Kiyai Chudlori memiliki pandangan yang sama untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, bahwasannya manusia akan mendapatkan kebahagiaan yang bersifat permanen apabila mereka telah menemukan makna dalam hidupnya. Disamping itu kedua metode yang tercetus dari dua tokoh tersebut juga memiliki relevansi yang sama, logoterapi dan metode psikoterapi Kiyai Chudlori menekankan 3 aspek dalam upaya untuk menemukan makna hidup demi tercapainya kebahagiaan yang permanen. 1. Setiap manusia harus bertanggung jawab atas posisinya sebagai manusia, melaksanakan kewajibannya sebagaimana manusia secara umumnya. 2. Setiap manusia harus memaksimalkan potensi dari dalam dirinya, sebagaimana yang tekah di anugerahkan kepada tuhan atas dirinya. 3. Setiap manusia harus bertanggung jawab atas segala sesuatu yang telah dipilihnya.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
Name Email NIM
Muchammad, Fikri Islamuddin Islamuddinfikri@gmail.com 07020620043
Contributors:
Contribution Name Email NIDN
Thesis advisor Hodri, Hodri hodri.arievv@gmail.com 2011117002
Uncontrolled Keywords: Psikoterapi; logoterapi; makna hidup
Subjects: Doa dan Zikir
Psikoterapi
Tasawuf
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Tasawuf dan Psikoterapi
Depositing User: Muchammad Fikri Islamuddin
Date Deposited: 29 Sep 2026 07:29
Last Modified: 29 Sep 2026 07:29
URI: https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/91621

Actions (login required)

View Item
View Item