Agustin, Dewi (2026) Bioremediasi limbah cair Tahu menggunakan EM-4 dan Bacillus Subtilis untuk menurunkan BOD, COD, TSS. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Dewi Agustin_09010522007 full.pdf
Restricted to Repository staff only until 7 October 2029.
Download (2MB)
Dewi Agustin_09010522007.pdf
Download (925kB)
Abstract
Produksi pembuatan tahu menghasilkan limbah cair yang mengandung BOD, COD, serta TSS yang tinggi. Limbah cair tahu apabila tidak dilakukan pengolahan terlebih dahulu akan menyebabkan pencemaran lingkungan. Salah satu teknologi pengolahan air limbah yang ramah lingkungan adalah bioremediasi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui efisiensi penyisihan bioremediasi menggunakan EM-4, Bacillus subtilis, dan kombinasinya serta perbedaan jenis aktivator dan waktu kontak untuk menurunkan konsentrasi air limbah. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimental dengan pengoperasian reaktor dilakukan menggunakan sistem batch secara aerob. Penelitian dilakukan selama 14 hari dengan pengamatan dan pengujian parameter pada hari ke-0, ke-7, dan ke-14, parameter yang diuji diantaranya ada BOD, COD, dan TSS. Hasil penelitian menunjukkan reaktor air limbah dengan penambahan EM-4, Bacillus subtilis, dan gabungan keduanya memiliki nilai efisiensi penyisihan parameter BOD secara berturut-turut 52%, 60%, 67%. Hasil penelitian menunjukkan reaktor air limbah dengan penambahan EM-4, Bacillus subtilis, dan gabungan keduanya memiliki nilai efisiensi penyisihan parameter COD secara berturut-turut 50%, 57%, 66%. Hasil penelitian menunjukkan reaktor air limbah dengan penambahan EM-4, Bacillus subtilis, dan gabungan keduanya memiliki nilai efisiensi penyisihan parameter TSS secara berturut-turut 60%, 67%, 59%. Hasil analisis one way anova menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan mengenai jenis aktivator terhadap penurunan BOD, COD, TSS. Sedangkan pada variabel waktu kontak terdapat perbedaan terhadap penurunan BOD, COD, TSS. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh perlakuan mampu menurunkan kadar BOD, COD, TSS limbah cair tahu. Reaktor dengan penambahan perlakuan gabungan EM-4 dan Bacillus subtilis menunjukkan hasil efisiensi penyisihan yang tertinggi sehingga menjadi perlakuan yang paling efektif. Selain itu variasi waktu kontak memberikan perbedaan terhadap efisiensi penuruan BOD, COD, TSS.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||||||
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Aerob; Bacillus Subtilis; bioremediasi; EM-4; limbah Tahu | ||||||||||||
| Subjects: | Kesehatan Kesehatan Teknik Lingkungan |
||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Sains dan Teknologi > Studi Tehnik Lingkungan | ||||||||||||
| Depositing User: | Dewi Agustin | ||||||||||||
| Date Deposited: | 07 Oct 2026 01:51 | ||||||||||||
| Last Modified: | 07 Oct 2026 01:51 | ||||||||||||
| URI: | https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/92387 |
