Permatasari, Abel Septi Dwi (2026) Karakter morfologi dan morfometri capung (euphaea variegata) di kawasan Air Terjun Coban Canggu Pacet, Mojokerto, Jawa Timur. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Abel Septi Dwi Permatasari_09040122043.pdf
Download (1MB)
Abel Septi Dwi Permatasari_09040122043_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 5 August 2029.
Download (1MB)
Abstract
Capung merupakan serangga yang memiliki peranan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem darat maupun perairan serta dapat digunakan sebagai bioindikator kualitas lingkungan. Salah satu jenis capung yang banyak ditemukan pada ekosistem mengalir adalah Euphaea variegata. Habitat spesies ini umumnya berada di sekitar sungai berarus jernih, kawasan air terjun, serta lingkungan dengan kelembapan tinggi dan vegetasi yang mendukung aktivitas hidupnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter morfologi dan morfometri capung Euphaea variegata di kawasan Air Terjun Coban Canggu, Pacet, Mojokerto. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuota sampling purposive eksploratif dengan teknik jelajah. Parameter morfometri yang diamati meliputi ukuran kepala, toraks, abdomen, sayap depan, sayap belakang, kaki depan, kaki tengah, kaki belakang, dan umbai, sedangkan karakter morfologi diamati pada seluruh bagian tubuh. Data dianalisis menggunakan uji Independent Sample T-Test dan uji Mann–Whitney dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan morfometri yang signifikan antara capung jantan dan betina pada beberapa parameter, yaitu kepala (Sig. <0,001), sayap depan (Sig. <0,001), sayap belakang (Sig. <0,001), kaki depan betina (Sig. <0,001), kaki depan jantan (Sig. 0,001), kaki belakang betina (Sig. <0,001), dan kaki belakang jantan (Sig. 0,001). Perbedaan ukuran tubuh tersebut diduga dipengaruhi oleh faktor lingkungan seperti intensitas cahaya, suhu, dan kelembapan habitat. Karakter morfologi menunjukkan kesesuaian dengan ciri khas Euphaea variegata, serta ditemukan adanya dimorfisme seksual berdasarkan perbedaan ukuran tubuh dan warna. Capung jantan memiliki tubuh lebih ramping dengan warna tubuh dan sayap lebih gelap serta mengilap, sedangkan betina memiliki ukuran tubuh lebih besar dengan warna yang lebih kusam. Perbedaan tersebut berkaitan dengan adaptasi ekologis, aktivitas reproduksi, dan pertahanan wilayah.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||||||
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Euphaea variegata; morfologi; morfometri, habitat; capung zygoptera | ||||||||||||
| Subjects: | Biologi Ekologi Indeks |
||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Sains dan Teknologi > Studi Biologi | ||||||||||||
| Depositing User: | Abel Septi Dwi Permatasari | ||||||||||||
| Date Deposited: | 05 Aug 2026 01:00 | ||||||||||||
| Last Modified: | 05 Aug 2026 01:00 | ||||||||||||
| URI: | https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/92478 |
