Prameswari, Kirana Lintang (2026) Pengaruh blue economy terhadap tingkat kesejahteraan nelayan di Provinsi Jawa Timur tahun 2019-2024. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Suarabaya.
Kirana Lintang Prameswari_08020122037.pdf
Download (3MB)
Kirana Lintang Prameswari_08020122037_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 6 August 2029.
Download (3MB)
Abstract
Provinsi Jawa Timur merupakan salah satu wilayah dengan potensi sumber daya kelautan dan perikanan yang besar di Indonesia. Namun demikian, potensi tersebut belum sepenuhnya mampu mengangkat taraf kesejahteraan masyarakat nelayan yang sebagian besar masih hidup dalam kondisi ekonomi yang rentan. Tingginya ketergantungan nelayan terhadap hasil tangkapan serta lemahnya distribusi manfaat ekonomi dari sektor perikanan menjadi tantangan utama dalam mewujudkan kesejahteraan nelayan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh blue economy yang diukur melalui PDRB perikanan dan volume produksi perikanan terhadap tingkat kesejahteraan nelayan di Provinsi Jawa Timur, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linear berganda menggunakan teknik Ordinary Least Squares (OLS). Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa data time series yang mencakup periode tahun 2019 hingga 2024 di Provinsi Jawa Timur, diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur serta Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur, dan diolah menggunakan software EViews. Tingkat kesejahteraan nelayan diukur menggunakan Nilai Tukar Nelayan (NTN) sebagai variabel dependen, sementara PDRB perikanan dan volume produksi perikanan digunakan sebagai variabel independen yang mencerminkan implementasi konsep blue economy di wilayah pesisir Jawa Timur. Hasil pengujian secara parsial menunjukkan bahwa PDRB perikanan tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat kesejahteraan nelayan, yang mengindikasikan bahwa pertumbuhan nilai ekonomi sektor perikanan secara agregat belum terdistribusi secara merata kepada nelayan kecil sebagai kelompok mayoritas. Sebaliknya, volume produksi perikanan terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kesejahteraan nelayan, yang berarti peningkatan hasil tangkapan dan budidaya perikanan berkontribusi langsung terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan nelayan. Secara simultan, PDRB perikanan dan volume produksi perikanan tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat kesejahteraan nelayan pada taraf kepercayaan sembilan puluh lima persen. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan blue economy di Provinsi Jawa Timur yang diukur melalui volume produksi perikanan terbukti berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan nelayan, sementara PDRB perikanan belum memberikan dampak yang signifikan secara langsung. Pemerintah perlu mendorong kebijakan yang berpihak pada nelayan kecil melalui penguatan rantai nilai perikanan, hilirisasi produk berbasis pemberdayaan nelayan lokal, serta pemerataan akses terhadap teknologi, modal, dan infrastruktur pendukung di wilayah pesisir agar manfaat pertumbuhan sektor perikanan dapat dirasakan secara nyata oleh seluruh lapisan masyarakat nelayan di Provinsi Jawa Timur.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Blue economy; PDRB perikanan; volume produksi perikanan; kesejahteraan nelayan; nilai tukar nelayan | ||||||||
| Subjects: | Ekonomi Kesejahteraan Sosial Pembangunan |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ilmu Ekonomi | ||||||||
| Depositing User: | Kirana Lintang Prameswari | ||||||||
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 01:11 | ||||||||
| Last Modified: | 06 Aug 2026 01:11 | ||||||||
| URI: | https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/93077 |
