Pendidikan agama Islam di tengah mayoritas Hindu: dinamika praktik moderasi beragama lembaga pendidikan di Tabanan Bali.

Ismail, Syarof Nursyah (2026) Pendidikan agama Islam di tengah mayoritas Hindu: dinamika praktik moderasi beragama lembaga pendidikan di Tabanan Bali. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Syarof Nursyah Ismail_01050422045 full.pdf] Text
Syarof Nursyah Ismail_01050422045 full.pdf
Restricted to Repository staff only until 7 August 2029.

Download (14MB)
[thumbnail of Syarof Nursyah Ismail_01050422045.pdf] Text
Syarof Nursyah Ismail_01050422045.pdf

Download (14MB)

Abstract

Terdapat pola hubungan yang dinamis antara mayoritas dan minoritas agama di Bali termasuk di dalamnya adalah pola interaksi yang terjadi di lembaga pendidikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola hubungan mayoritas-minoritas, mengkaji praktik moderasi beragama, dan mengevaluasi kontribusi Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam memperkuat moderasi beragama di lembaga pendidikan Tabanan Bali. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan perspektif pendidikan, historis, dan sosiologis di tiga SMP di Tabanan Bali. Kerangka teori yang digunakan adalah teori pendidikan multikultural James A. Banks sebagai teori utama. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan informan kunci kepala sekolah, guru agama, guru BK, dan siswa Muslim-Hindu. Teridiri atas 9 informan di SMP Bintang Persada Tabanan, 15 informan di SMP Negeri 1 Kediri Tabanan, dan 11 informan di SMP Negeri 2 Tabanan. Penelitian mengidentifikasi tiga model hubungan mayoritas-minoritas yang efektif: Model Keseimbangan Kompetitif (komposisi seimbang 50%-50%), Model Integrasi Protektif (mayoritas Hindu protektif terhadap minoritas Muslim), dan Model Kultural-Integratif (integrasi nilai budaya Bali dengan inklusivitas universal). Praktik moderasi beragama diimplementasikan melalui empat dimensi yang saling memperkuat: komitmen kebangsaan, toleransi, anti-kekerasan, dan akomodasi budaya lokal. PAI berkontribusi strategis sebagai jembatan antara identitas religius dan budaya lokal dalam menciptakan harmoni berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dengan mengembangkan Model Spektrum Integrasi Mayoritas-Minoritas, konsep Akomodasi Keagamaan yang Wajar, dan Moderasi Pendidikan yang terintegrasi dengan kearifan lokal. Temuan menegaskan bahwa pendidikan dapat menjadi agen transformasi sosial efektif dalam membangun masyarakat harmonis di tengah keberagaman agama.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
Name Email NIM
Ismail, Syarof Nursyah syarofnursyah24@gmail.com 01050422045
Contributors:
Contribution Name Email NIDN
Thesis advisor Assegaf, Abd. Rachman profassegaf@gmail.com 2012036402
Thesis advisor Niam, Khoirun khoirunniam@uinsa.ac.id 2025077001
Uncontrolled Keywords: Pendidikan Agama Islam; interaksi mayoritas-minoritas; moderasi beragama; pendidikan multikultural
Subjects: Kerukunan Beragama
Sosiologi
Toleransi
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Syarof Nursyah Ismail
Date Deposited: 07 Aug 2026 07:17
Last Modified: 07 Aug 2026 07:17
URI: https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/93304

Actions (login required)

View Item
View Item