Zakaria, Putri Izzati (2026) Potensi limbah eceng gondok (eichhornia crassipes) dan sisik ikan bandeng (chanos chanos) sebagai sumber biomaterial bioplastik ramah lingkungan. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Putri Izzati Zakaria_09040122068.pdf
Download (5MB)
Putri Izzati Zakaria_09040122068_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 6 August 2029.
Download (5MB)
Abstract
Peningkatan limbah plastik yang sulit terurai menjadi salah satu permasalahan lingkungan yang mendorong perlunya pengembangan bioplastik berbasis bahan alam yang lebih ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi limbah eceng gondok (Eichhornia crassipes) dan sisik ikan bandeng (Chanos chanos) sebagai biomaterial dalam pembuatan bioplastik serta menentukan formulasi terbaik berdasarkan standar SNI 7818:2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorik dengan variasi konsentrasi selulosa eceng gondok 2%, 4%, 6%, dan 8% serta kitosan sisik ikan bandeng 2% dengan penambahan PVA dan gliserol sebagai plasticizer. Proses pembuatan bioplastic dilakukan melalui tahap ekstraksi selulosa, ekstraksi kitosan, pencampuran larutan, pencetakan, dan pengeringan. Pengujian bioplastik meliputi ketebalan, kuat tarik, elongasi, elastisitas, ketahanan air, biodegradabilitas, serta uji kandungan logam berat menggunakan metode AAS (Atomic Absorption Spectroscopy). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi kedua bahan tersebut mampu menghasilkan bioplastik yang dapat terurai secara alami dalam waktu sekitar ±7 hari, memiliki ketahanan air yang rendah, serta kandungan logam berat Pb sebesar 0,12 mg/kg dan Cd sebesar 0,01 mg/kg yang masih memenuhi standar SNI 7818:2014. Namun, nilai kuat tarik yang diperoleh berkisar antara 0,35–3,38 MPa dan nilai elongasi 12–750%, sehingga belum memenuhi standar yang ditetapkan dalam SNI 7818:2014. Formulasi terbaik dalam penelitian ini diperoleh pada perlakuan K2S4, yaitu kombinasi kitosan 2% dan selulosa 4%, karena menunjukkan karakteristik paling seimbang dibandingkan perlakuan kombinasi lainnya, khususnya pada parameter kuat tarik. Namun, formulasi tersebut belum sepenuhnya memenuhi standar SNI 7818:2014, sehingga masih diperlukan optimasi komposisi bahan untuk meningkatkan sifat mekanik bioplastik. Hasil analisis statistik menggunakan uji Kruskal-Wallis menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antar perlakuan (p 0,187 > 0,05).
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||||||
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Bioplastik; selulosa eceng gondok; kitosan sisik ikan bandeng; biodegradable; SNI 7818:2014 | ||||||||||||
| Subjects: | Biologi Daur Ulang Lingkungan Hidup |
||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Sains dan Teknologi > Studi Biologi | ||||||||||||
| Depositing User: | putri izzati zakaria | ||||||||||||
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 03:49 | ||||||||||||
| Last Modified: | 06 Aug 2026 03:49 | ||||||||||||
| URI: | https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/93377 |
