Kemunduran peradaban Islam pasca runtuhnya Baghdad 1258 M: analisis historis dengan teori siklus peradaban Ibn Khaldun

Sajiwo, Ahmad Fushilat (2025) Kemunduran peradaban Islam pasca runtuhnya Baghdad 1258 M: analisis historis dengan teori siklus peradaban Ibn Khaldun. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Ahmad Fushilat Sajiwo_03020222021 full.pdf] Text
Ahmad Fushilat Sajiwo_03020222021 full.pdf
Restricted to Repository staff only until 10 August 2029.

Download (1MB)
[thumbnail of Ahmad Fushilat Sajiwo_03020222021.pdf] Text
Ahmad Fushilat Sajiwo_03020222021.pdf

Download (1MB)

Abstract

Ahmad Fushilat Sajiwo. (2025). Penelitian ini mengkaji tragedi jatuhnya Baghdad pada tahun 1258 M sebagai titik balik (turning point) yang mendisrupsi lintasan sejarah peradaban Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab tiga rumusan masalah: proses jatuhnya Baghdad sebagai titik balik peradaban, pengaruh faktor politik, ekonomi, dan intelektual pasca-1258 M, serta analisis kondisi dunia Islam pasca-keruntuhan melalui kacamata teori siklus peradaban Ibnu Khaldun. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode penelitian sejarah yang bertumpu pada empat tahapan: heuristik, verifikasi (kritik sumber), interpretasi, dan historiografi, dengan menggunakan pendekatan sosiologi sejarah. Hasil penelitian ini menyimpulkan tiga temuan utama sesuai dengan rumusan masalah. Pertama (Bab II), keruntuhan Baghdad pada tahun 1258 M merupakan titik balik radikal yang mengakhiri era keemasan (fase klasik) Islam, di mana invasi bangsa Mongol sejatinya hanyalah pemicu akhir dari akumulasi kelemahan internal Daulah Abbasiyah. Kedua (Bab III), pasca-1258 M, tatanan peradaban Islam mengalami dislokasi multidimensi yang meliputi: disintegrasi politik yang ditandai lahirnya dinasti-dinasti militeristik (Negara Patronase Militer), kemunduran ekonomi akibat hancurnya infrastruktur agraris Mesopotamia, serta stagnasi intelektual akibat musnahnya Bayt al-Hikmah yang memicu mundurnya tradisi rasionalisme menuju taqlid yang defensif. Ketiga (Bab IV), berdasarkan analisis sosiologis Ibnu Khaldun, runtuhnya peradaban tersebut merupakan wujud nyata dari fase kelima (fase kehancuran/senilitas) dalam siklus bernegara. Hilangnya kedaulatan umat Islam secara mutlak disebabkan oleh matinya kohesi sosial ('asabiyyah), merebaknya gaya hidup mewah (taraf) di kalangan elit istana, serta ketergantungan pada militer asing.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
Name Email NIM
Sajiwo, Ahmad Fushilat Fushilatahmad@gmail.com 03020222021
Contributors:
Contribution Name Email NIDN
Thesis advisor Fuad, Ahmad Nur Ahmadnurfuad@yahoo.con 2011116401
Thesis advisor Mahamid, Mochamad Nginwanun Likullil Nginwanun@uinsa.ac.id 199711092024031002
Uncontrolled Keywords: Runtuhnya Baghdad; kemunduran peradaban Islam;'Asabiyyah; invasi Mongol
Subjects: Sejarah > Sejarah Dunia
Ekonomi Islam
Politik
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Sejarah dan Peradaban Islam
Depositing User: Ahmad Sajiwo
Date Deposited: 10 Aug 2026 03:28
Last Modified: 10 Aug 2026 03:28
URI: https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/93713

Actions (login required)

View Item
View Item