Masrifah, Masrifah (2026) Strategi guru dalam meningkatkan interaksi sosial anak attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) di RA Muslimat NU 10 Banin-Banat Manyar Gresik: studi kasus. Undergraduate thesis, Uin Sunan Ampel Surabaya.
Masrifah_06010922009.pdf
Download (2MB)
Masrifah_06010922009_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 7 August 2029.
Download (2MB)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan interaksi sosial pada anak usia dini, khususnya anak dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) yang cenderung mengalami hambatan dalam aspek perhatian, impulsivitas, dan hiperaktivitas. Kondisi tersebut berdampak pada kesulitan anak dalam berinteraksi dengan lingkungan sosialnya. Oleh karena itu, diperlukan strategi guru yang tepat untuk membantu meningkatkan kemampuan interaksi sosial anak ADHD di lingkungan sekolah inklusif. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan kemampuan interaksi sosial anak ADHD di RA Muslimat NU 10 Banin-Banat Manyar, (2) menganalisis strategi yang digunakan guru dalam meningkatkan interaksi sosial anak ADHD, serta (3) mengidentifikasi hambatan dan upaya yang dilakukan guru dalam mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini menggunakan Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif dengan desain penelitian Studi Kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan subjek penelitian yaitu guru kelas dan kepala sekolah. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) kemampuan interaksi sosial anak ADHD berkembang cukup baik, ditandai dengan kemampuan berkomunikasi, menunjukkan empati, serta keterlibatan dalam aktivitas sosial, meskipun masih terdapat kendala dalam menjaga fokus, menunggu giliran, dan mengontrol emosi. (2) Strategi guru dalam meningkatkan interaksi sosial anak ADHD meliputi strategi komunikasi yang jelas dan bertahap, manajemen perilaku dengan penguatan positif, pendekatan emosional yang lembut, penggunaan media pembelajaran interaktif, serta kerja sama dengan orang tua. (3) Adapun hambatan yang dihadapi antara lain rendahnya konsentrasi anak, perilaku impulsif, serta keterbatasan tenaga pendidik khusus. Upaya yang dilakukan guru untuk mengatasi hambatan tersebut yaitu dengan memberikan pendekatan individual, penggunaan media yang menarik, serta pendampingan emosional secara konsisten. Dengan demikian, strategi guru yang tepat dan berkelanjutan terbukti berperan penting dalam meningkatkan kemampuan interaksi sosial anak ADHD di lingkungan sekolah inklusif.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||||||
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Strategi guru; interaksi sosial; anak ADHD | ||||||||||||
| Subjects: | Anak Guru Pendidikan |
||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD) | ||||||||||||
| Depositing User: | Masrifah Rifah | ||||||||||||
| Date Deposited: | 07 Aug 2026 01:59 | ||||||||||||
| Last Modified: | 07 Aug 2026 01:59 | ||||||||||||
| URI: | https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/93794 |
