Adhawiyah, Robbiatul (2026) Analisis pengaruh jumlah penduduk,tingkat partisipasi angkatan kerja, produk domestik regional bruto terhadap ketimpangan pendapatan di Provinsi Jawa Timur tahun 2020-2025. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Robbiatul Adhawiyah_08040122096.pdf
Download (3MB)
Robbiatul Adhawiyah_08040122096_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 7 August 2029.
Download (3MB)
Abstract
Ketimpangan pendapatan merupakan salah satu permasalahan ekonomi yang masih menjadi tantangan dalam pembangunan daerah, termasuk di Provinsi Jawa Timur. Meskipun pertumbuhan ekonomi yang tercermin melalui Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) terus mengalami peningkatan, distribusi pendapatan masyarakat belum tentu berlangsung secara merata. Selain itu, pertumbuhan jumlah penduduk dan perubahan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) juga diduga memengaruhi tingkat ketimpangan pendapatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah penduduk, TPAK, dan PDRB terhadap tingkat ketimpangan pendapatan di Provinsi Jawa Timur tahun 2020–2025, baik secara parsial maupun simultan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah jumlah penduduk, TPAK, dan PDRB berpengaruh signifikan terhadap tingkat ketimpangan pendapatan di Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data yang digunakan berupa data panel yang menggabungkan data time series tahun 2020–2025 dan data cross section dari 38 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur sehingga menghasilkan 228 observasi. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan bantuan aplikasi Stata 17. Pemilihan model terbaik dilakukan melalui uji Chow, uji Hausman, dan uji Lagrange Multiplier, yang menghasilkan Random Effect Model (REM) sebagai model yang paling sesuai untuk digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial jumlah penduduk, TPAK, dan PDRB tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat ketimpangan pendapatan di Provinsi Jawa Timur. Nilai probabilitas masing-masing variabel lebih besar dari tingkat signifikansi 5%, yaitu jumlah penduduk sebesar 0,337, TPAK sebesar 0,808, dan PDRB sebesar 0,172. Secara simultan, jumlah penduduk, TPAK, dan PDRB juga tidak berpengaruh signifikan terhadap ketimpangan pendapatan dengan nilai Prob > F sebesar 0,4165. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,0439 menunjukkan bahwa ketiga variabel hanya mampu menjelaskan 4,39% variasi ketimpangan pendapatan, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa jumlah penduduk, TPAK, dan PDRB belum mampu menjelaskan variasi ketimpangan pendapatan di Provinsi Jawa Timur selama periode 2020–2025, sehingga diperlukan kebijakan pembangunan yang lebih merata serta penelitian lanjutan dengan menambahkan variabel lain yang relevan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Ketimpangan pendapatan; jumlah penduduk; ingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK); PDRB; regresi data panel | ||||||||
| Subjects: | Ekonomi Hubungan Masyarakat Pembangunan |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ilmu Ekonomi | ||||||||
| Depositing User: | Robbiatul Adhawiyah | ||||||||
| Date Deposited: | 07 Aug 2026 02:17 | ||||||||
| Last Modified: | 07 Aug 2026 02:17 | ||||||||
| URI: | https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/93812 |
