Hafiluddin, M. (2026) Studi komparasi akurasi pengamatan fajar sidik menggunakan smartphone dan kamera DSLR di daerah pesisir Banyuwangi. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
M. Hafiluddin_05010622008.pdf
Download (5MB)
M. Hafiluddin_05010622008_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 10 August 2029.
Download (5MB)
Abstract
Fajar sidik adalah tanda dimulainya waktu salat Subuh yang sangat penting dalam Islam. Menentukan waktu Subuh yang akurat sangat penting karena berhubungan langsung dengan pelaksanaan ibadah salat dan puasa. Dengan kemajuan teknologi, pengamatan fajar sidik tidak hanya dilakukan dengan cara melihat langsung, tetapi juga dengan menggunakan perangkat digital seperti smartphone dan kamera DSLR. Kedua alat itu memiliki ciri khas yang berbeda, sehingga menarik untuk membandingkan seberapa akurat keduanya dalam mengamati munculnya fajar sidik. Ini terutama penting di daerah pesisir Banyuwangi yang memiliki pandangan timur yang jelas dan kondisi udara yang baik untuk pengamatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pengamatan fajar sidik dengan menggunakan smartphone dan kamera DSLR. Selain itu, penelitian ini juga membandingkan seberapa akurat kedua alat tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kuantitatif observasional dan desain komparatif. Data penelitian diperoleh melalui pengamatan langsung di wilayah pesisir Banyuwangi dengan menggunakan smartphone dan kamera DSLR secara bersamaan pada waktu dan lokasi yang sama. Pengambilan gambar dilakukan secara bertahap sebelum waktu subuh hingga munculnya fajar sidik. Selanjutnya, data citra dianalisis menggunakan aplikasi AstroImageJ untuk mengamati perubahan intensitas cahaya, pola penyebaran cahaya, serta menentukan waktu awal kemunculan fajar sidik secara empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kamera DSLR memiliki kemampuan yang lebih baik dalam mendeteksi kemunculan fajar sidik dibandingkan smartphone. Kamera DSLR menghasilkan citra yang lebih jelas, detail, stabil, dan memiliki tingkat noise yang lebih rendah karena didukung sensor yang lebih besar serta pengaturan manual seperti ISO, aperture, dan shutter speed. Sementara itu, smartphone tetap dapat digunakan untuk pengamatan dasar karena lebih praktis dan mudah digunakan, meskipun hasil citranya masih dipengaruhi keterbatasan sensor dan noise digital. Berdasarkan hasil observasi lapangan, kemunculan fajar sidik menggunakan 2 instrumen lebih mendekati posisi Matahari sekitar -13° untuk kamera DSLR dan -12° untuk kamera smartphone di bawah ufuk dan menunjukkan perbedaan yang signifikan dikarenakan pada waktu pengamatan, peneliti melakuakan pengamatan dengan lokasi yang tidak representatif dan hanya satu kali pengamatan yang digunakan sample pembanding, oleh karna itu penelitian ini tidak bisa digunakan untuk acuan awal waktu subuh di Indonesia. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa kamera DSLR lebih handal digunakan dalam pengamatan fajar sidik dibandingkan smartphone, terutama untuk kebutuhan observasi ilmiah dalam kajian ilmu falak. Namun demikian, smartphone masih dapat dimanfaatkan sebagai alternatif pengamatan sederhana karena mudah diakses oleh masyarakat umum. Penelitian ini menyarankan agar pengamatan fajar sidik selanjutnya menggunakan instrumen dengan kemampuan pengaturan manual yang lebih baik serta dilakukan pada kondisi lokasi, waktu, dan atmosfer yang mendukung agar hasil observasi lebih akurat dan objektif. Selain itu, penelitian lanjutan di berbagai wilayah juga diperlukan untuk memperkaya data empiris mengenai pengamatan fajar sidik.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Fajar sidik; kamera DSLR | ||||||||
| Subjects: | Astronomi Falak |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Ilmu Falak | ||||||||
| Depositing User: | Muhammad Hafiluddin | ||||||||
| Date Deposited: | 10 Aug 2026 00:55 | ||||||||
| Last Modified: | 10 Aug 2026 00:55 | ||||||||
| URI: | https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/93925 |
