Shabila, Azza (2026) Muqaddimah Ibn Khaldun: studi historiografi Islam abad ke-14. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Azza Shabila_03020222025_Full.pdf
Download (3MB)
Azza Shabila_03020222025.pdf
Restricted to Repository staff only until 10 August 2029.
Download (3MB)
Abstract
Penelitian ini membahas pemikiran historiografi Ibn Khaldun dalam al-Muqaddimah sebagai salah satu karya penting dalam tradisi historiografi Islam abad ke-14. Kajian ini bertujuan untuk menjelaskan tiga persoalan utama, yaitu latar belakang lahirnya pemikiran historiografi Ibn Khaldun, konsep dasar historiografi yang dibangun dalam al-Muqaddimah, serta kontribusi pemikirannya terhadap perkembangan historiografi Islam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Tahapan penelitian dilakukan melalui heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Sumber utama yang digunakan adalah al-Muqaddimah karya Ibn Khaldun, sedangkan sumber sekundernya meliputi buku, artikel jurnal, skripsi, tesis, disertasi, dan penelitian terdahulu yang relevan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif-analitis untuk memahami pemikiran historiografi Ibn Khaldun serta kontribusinya terhadap perkembangan historiografi Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, pemikiran historiografi Ibn Khaldun lahir dari pengalaman intelektual dan politiknya dalam situasi Dunia Islam abad ke-14 yang ditandai oleh fragmentasi kekuasaan, konflik antardinasti, mobilitas sosial, dan perkembangan tradisi keilmuan Islam. Kedua, konsep dasar historiografi Ibn Khaldun dalam al-Muqaddimah bertumpu pada ‘asabiyyah, ‘umrān, dan kritik sumber. Melalui konsep tersebut, sejarah tidak dipahami sekadar sebagai kumpulan riwayat, tetapi sebagai ilmu yang menuntut analisis rasional terhadap hubungan antara kekuasaan, masyarakat, ekonomi, budaya, dan perubahan peradaban. Ketiga, kontribusi Ibn Khaldun terhadap historiografi Islam terletak pada kritiknya terhadap tradisi taklid, peninjauan ulang terhadap penggunaan sanad secara berlebihan, serta penekanan pada verifikasi rasional dalam menilai berita sejarah. Pemikiran ini memperlihatkan pergeseran penting dalam historiografi Islam dari corak naratif-deskriptif menuju pendekatan yang lebih kritis, analitis, dan ilmiah, sehingga tetap relevan bagi kajian sejarah modern.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||||||
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Ibn Khaldun; al-Muqaddimah; historiografi Islam; 'asabiyyah ‘umran | ||||||||||||
| Subjects: | Islam > Peradaban Islam |
||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Sejarah dan Peradaban Islam | ||||||||||||
| Depositing User: | Azza Shabila | ||||||||||||
| Date Deposited: | 10 Aug 2026 01:46 | ||||||||||||
| Last Modified: | 10 Aug 2026 01:46 | ||||||||||||
| URI: | https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/94296 |
