Sa'adah, Aliyatus (2026) Analisis kesalahan murid tahfidz MAN Sidoarjo dalam menyelesaikan soal matematika berdasarkan klasifikasi kastolan sesuai tahapan Newman Error Analysis (NEA) ditinjau dari motivasi belajar. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Aliyatus Sa'adah_06040422067 full.pdf
Restricted to Repository staff only until 7 September 2029.
Download (8MB)
Aliyatus Sa'adah_06040422067.pdf
Download (8MB)
Abstract
Murid tahfidz memiliki karakteristik belajar yang khas karena menjalani kegiatan akademik dan hafalan Al-Qur'an secara beriringan. Dalam menyelesaikan soal cerita matematika, murid dituntut memahami informasi, mentransformasikan masalah ke dalam model matematika, serta menyelesaikannya secara sistematis sehingga berpotensi melakukan kesalahan pada berbagai tahapan penyelesaian. Selain itu, perbedaan motivasi belajar diduga berkaitan dengan variasi kesalahan yang dilakukan murid. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan murid tahfidz MAN Sidoarjo dalam menyelesaikan soal cerita matematika persamaan dan fungsi kuadrat berdasarkan tahapan Newman Error Analysis (NEA) dan Klasifikasi Kastolan ditinjau dari motivasi belajar serta mengidentifikasi faktor penyebab kesalahan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Penelitian ini melibatkan 38 murid kelas X-3 Tahfidz MAN Sidoarjo untuk menentukan kategori motivasi belajar. Kemudian enam murid yang mewakili kategori motivasi belajar tinggi, sedang, dan rendah dipilih sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui angket motivasi belajar, tes soal cerita, dan wawancara mendalam. Analisis data dilakukan melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) murid dengan motivasi belajar tinggi dominan mengalami kesalahan pada tahap process skill error dan encoding error yang termasuk dalam kesalahan prosedural dan teknis. (2) Murid dengan motivasi belajar sedang dominan mengalami kesalahan pada tahap transformation error yang termasuk dalam kesalahan konseptual. Sementara itu, (3) murid dengan motivasi belajar rendah dominan mengalami kesalahan pada tahap comprehension error yang termasuk dalam kesalahan konseptual, serta menunjukkan kesalahan yang cenderung berantai hingga tahap encoding error yang termasuk dalam kesalahan prosedural dan teknis. (4) Faktor penyebab kesalahan meliputi kurang tepat memahami informasi pada soal cerita, kesulitan mengubah soal ke model matematika, kurangnya ketelitian dalam proses penyelesaian, keraguan dalam menentukan langkah penyelesaian, kesulitan mempresentasikan fungsi kuadrat ke dalam bentuk grafik, keterbatasan waktu pengerjaan, dan perbedaan motivasi belajar serta kondisi yang berkaitan dengan aktivitas tahfidz. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa setiap kategori motivasi belajar menunjukkan pola kesalahan yang berbeda serta kecenderungan faktor penyebab yang bervariasi dalam menyelesaikan soal cerita matematika berdasarkan tahapan Newman Error Analysis.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||||||
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Analisis kesalahan; newman error analysis; kastolan; motivasi belajar; tahfidz | ||||||||||||
| Subjects: | Motivasi Belajar Matematika Pendidikan > Pembelajaran |
||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Matematika | ||||||||||||
| Depositing User: | Aliyatus Sa'adah | ||||||||||||
| Date Deposited: | 07 Sep 2026 06:00 | ||||||||||||
| Last Modified: | 07 Sep 2026 06:00 | ||||||||||||
| URI: | https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/94325 |
