Persepsi ancaman Amerika Serikat terhadap Tiongkok dalam isu pelarangan Tiktok 2020-2025

Rakhmi, Khoirun Nisa Ar (2026) Persepsi ancaman Amerika Serikat terhadap Tiongkok dalam isu pelarangan Tiktok 2020-2025. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Khoirun Nisa Ar Rakhmi_10010222009 full.pdf] Text
Khoirun Nisa Ar Rakhmi_10010222009 full.pdf
Restricted to Repository staff only until 8 September 2029.

Download (885kB)
[thumbnail of Khoirun Nisa Ar Rakhmi_10010222009.pdf] Text
Khoirun Nisa Ar Rakhmi_10010222009.pdf

Download (892kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi ancaman Amerika Serikat terhadap Tiongkok dalam isu pelarangan TikTok periode 2020–2025. Meningkatnya popularitas TikTok di Amerika Serikat memunculkan kekhawatiran terkait keamanan data, pengaruh algoritma, serta potensi keterkaitan antara ByteDance sebagai perusahaan induk TikTok dengan pemerintah Tiongkok. Dalam konteks rivalitas teknologi yang semakin intensif antara Amerika Serikat dan Tiongkok, TikTok tidak lagi dipandang sekadar sebagai platform media sosial, tetapi juga sebagai representasi meningkatnya pengaruh teknologi Tiongkok dalam ruang digital global. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan memanfaatkan data primer berupa dokumen pemerintah dan pernyataan resmi terkait kebijakan TikTok, serta data sekunder yang diperoleh dari jurnal ilmiah, buku, laporan penelitian, artikel akademik, dan sumber kredibel lainnya. Analisis dilakukan menggunakan konsep threat perception Stephen M. Walt yang terdiri atas empat indikator, yaitu aggregate power, geographic proximity, offensive capability, dan aggressive intentions. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Amerika Serikat memandang TikTok sebagai bagian dari meningkatnya kekuatan teknologi Tiongkok. TikTok dipersepsikan memiliki pengaruh yang besar di ruang digital Amerika Serikat, kemampuan mengumpulkan data pengguna dalam jumlah besar, serta kapasitas memengaruhi arus informasi melalui algoritmanya. Selain itu, hubungan ByteDance dengan yurisdiksi hukum Tiongkok dan meningkatnya rivalitas strategis kedua negara memperkuat persepsi bahwa kemampuan tersebut berpotensi digunakan untuk mendukung kepentingan Tiongkok. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelarangan TikTok merupakan refleksi dari persepsi ancaman Amerika Serikat terhadap Tiongkok yang terbentuk melalui penilaian terhadap kekuatan, kedekatan digital, kemampuan, dan dugaan niat Tiongkok. Dengan demikian, kebijakan tersebut tidak hanya berkaitan dengan keamanan data, tetapi juga mencerminkan rivalitas teknologi dan geopolitik digital antara kedua negara.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
Name Email NIM
Rakhmi, Khoirun Nisa Ar khoirunnisabakri28@gmail.com 10010222009
Contributors:
Contribution Name Email NIDN
Thesis advisor Amaliyah, Ridha ridha.amaliyah@gmail.com 2017098502
Uncontrolled Keywords: Ancaman; Amerika Serikat; Tiongkok; TikTok; teknologi
Subjects: Hubungan Internasional
Kebijakan Publik
Politik Internasional
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
Depositing User: Khoirun Nisa Ar Rakhmi
Date Deposited: 08 Sep 2026 01:53
Last Modified: 08 Sep 2026 01:53
URI: https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/94344

Actions (login required)

View Item
View Item