Maharani, Nadya Intan (2026) Profil keterampilan berpikir kritis ditinjau dari gaya kognitif impulsif dan reflektif pada model problem based learning. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Nadya Intan Maharani_06041022056.pdf
Download (11MB)
Nadya Intan Maharani_06041022056_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 10 August 2029.
Download (11MB)
Abstract
Keterampilan berpikir kritis merupakan salah satu kompetensi penting abad ke-21 yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran IPA. Perbedaan gaya kognitif siswa, khususnya impulsif dan reflektif, dapat memengaruhi cara siswa dalam memproses informasi, menganalisis masalah, serta mengambil keputusan dalam pembelajaran. Kondisi ini menunjukkan bahwa setiap siswa memiliki karakteristik berpikir yang berbeda, sehingga diperlukan kajian untuk mendeskripsikan profil keterampilan berpikir kritis berdasarkan gaya kognitif yang dimiliki siswa. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mendeskripsikan profil keterampilan berpikir kritis siswa ditinjau dari gaya kognitif impulsif dan reflektif pada pembelajaran model Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian terdiri atas empat siswa kelas VII-D MTsN 2 Sidoarjo yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yaitu dua siswa bergaya kognitif impulsif dan dua siswa bergaya kognitif reflektif berdasarkan hasil Matching Familiar Figures Test (MFFT). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes tertulis, observasi, dan wawancara. Analisis data menggunakan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi teknik (hasil tes tertulis, observasi, dan wawancara). Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan gaya kognitif impulsif mampu memenuhi tiga indikator keterampilan berpikir kritis, yaitu membuat kesimpulan, mengidentifikasi asumsi, dan menentukan suatu tindakan. Namun kurang optimal dalam memfokuskan pertanyaan dan mempertimbangkan kredibilitas sumber karena cenderung merespons secara cepat dan kurang teliti. Sementara itu, siswa dengan gaya kognitif reflektif mampu memenuhi seluruh lima indikator keterampilan berpikir kritis, yaitu memfokuskan pertanyaan, mempertimbangkan kredibilitas sumber, membuat kesimpulan, mengidentifikasi asumsi, dan menentukan tindakan, dengan karakteristik jawaban yang lebih sistematis, rinci, dan akurat meskipun membutuhkan waktu lebih lama. Dengan demikian, siswa bergaya kognitif reflektif menunjukkan profil keterampilan berpikir kritis yang lebih lengkap dibandingkan siswa impulsif dalam pembelajaran berbasis masalah.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||||||
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Keterampilan berpikir kritis; gaya kognitif impulsif dan reflektif; model problem based learning | ||||||||||||
| Subjects: | Pendidikan > Pendidikan - Karakter Pendidikan > Pembelajaran Pendidikan > Perilaku |
||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan IPA | ||||||||||||
| Depositing User: | nadya maharani | ||||||||||||
| Date Deposited: | 10 Aug 2026 05:03 | ||||||||||||
| Last Modified: | 10 Aug 2026 05:03 | ||||||||||||
| URI: | https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/94595 |
