Hidayatulloh, Muhammad Baharudin Yusuf (2026) Tanggung jawab akuntan publik: refleksi nilai-nilai surah an-Nisa ayat 58. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Muhammad Baharudin Yusuf Hidayatulloh_08040222115 full.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 September 2029.
Download (2MB)
Muhammad Baharudin Yusuf Hidayatulloh_08040222115.pdf
Download (2MB)
Abstract
Skripis ini akan menjelaskan tentang penerapan nilai-nilai surah An-Nisa ayat 58 dan membandingkannya dengan tanggung jawab akuntan kode etik profesi. Tanggung jawab profesional menjadi sangat penting karena akuntan memiliki peran krusial sebagai penjaga kepercayaan publik untuk memastikan keakuratan informasi ekonomi. Islam memandang bahwa tanggung jawab profesi tidak hanya sebatas pemenuhan kewajiban administratif, melainkan bentuk pertanggungjawaban ganda, yakni secara vertikal kepada Tuhan dan horizontal kepada sesama manusia. Penelitian ini bertujuan untuk merefleksikan tanggung jawab akuntan publik berdasarkan nilai-nilai Al-Qur’an Surah An-Nisa ayat 58, serta mengkonstruksi konsep tanggung jawab tersebut. Tanggung jawab profesional sangat krusial karena akuntan berperan sebagai penjaga kepercayaan publik dalam memastikan keakuratan informasi ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma religius. Paradigma religius merupakan pendekatan penelitian yang menggunakan nilai-nilai ketuhanan sebagai landasan utama, sehingga proses pencarian ilmu tidak dipisahkan dari agama dan menjadi bentuk ibadah. Kemudian data diperoleh dan dikumpulkan melalui observasi di Kantor Akuntan Publik Djoko, Sidik & Indra Cabang Surabaya, kajian literatur, serta wawancara dengan dua praktisi akuntan (tingkat manajer dan staf). Hasil penelitian menunjukkan adanya dinamika di lapangan di mana akuntan sering kali dihadapkan pada tekanan dan benturan kepentingan dari klien yang menguji objektivitas mereka. Secara normatif, Kode Etik Profesi Akuntan Publik memang telah mengatur prinsip integritas dan objektivitas; namun, regulasi konvensional ini kerap memiliki celah administratif apabila tidak didasari oleh fondasi moral yang kuat. Oleh karena itu, refleksi nilai-nilai Surah An-Nisa ayat 58 hadir untuk menyempurnakan celah tersebut. Nilai amanah menumbuhkan kesadaran pengawasan internal (muraqabah) yang mengubah pekerjaan menjadi bentuk ibadah untuk menjaga validitas data. Sementara itu, nilai keadilan menumbuhkan keberanian moral untuk menolak tekanan berpihak, sehingga keputusan diambil secara objektif murni berdasarkan bukti empiris laporan keuangan. Melalui perbandingan dan refleksi tersebut, penelitian ini berhasil mengkonstruksi konsep tanggung jawab akuntan publik sebagai bentuk pertanggungjawaban ganda, yakni secara vertikal kepada Allah SWT dan horizontal kepada sesama manusia. Konstruksi ini menyempurnakan etika konvensional, khususnya pada aspek filosofis, regulasi, dan pengawasan. Sebagai implikasi, penelitian merekomendasikan peningkatan pembinaan moral berlandaskan teologis bagi staf di Kantor Akuntan Publik, serta integrasi nilai religius dalam kurikulum etika profesi di institusi pendidikan tinggi.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Tanggung jawab akuntan; etika profesi; al-Qur'an surah an-Nisa Ayat 58; Amanah; Keadilan | ||||||||
| Subjects: | Akuntansi Etika Al Qur'an |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Akuntansi | ||||||||
| Depositing User: | Muhammad Baharudin Yusuf Hidayatulloh | ||||||||
| Date Deposited: | 09 Sep 2026 04:35 | ||||||||
| Last Modified: | 09 Sep 2026 04:35 | ||||||||
| URI: | https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/94712 |
