Supriyanto, Supriyanto (2026) Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil (UMK) dan implikasinya terhadap penguatan ekonomi pesantren: studi kasus eksplanatori di Pondok Pesantren Annuqayah Sumenep Jawa Timur. Doctoral thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Supriyanto_01040223006 OK.pdf
Download (4MB)
Supriyanto_01040223006 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 30 September 2029.
Download (4MB)
Abstract
Pesantren memiliki potensi strategis sebagai pusat pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas dan nilai-nilai syariah. Namun demikian, sebagian besar pesantren masih menghadapi berbagai persoalan struktural, seperti keterbatasan kapasitas manajerial, akses pembiayaan, inovasi usaha, dan integrasi pasar yang menghambat penguatan ekonomi kelembagaan pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model pemberdayaan UMK di Pondok Pesantren Annuqayah Sumenep Jawa Timur, mengkaji efektivitas pemberdayaan tersebut terhadap penguatan ekonomi pesantren, serta menganalisis implikasinya terhadap pengembangan ekonomi pesantren berbasis komunitas. Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif dengan pendekatan studi kasus eksplanatori. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan pendekatan teoritik yang memadukan Resource-Based View, Impact Analysis Theory, teori pemberdayaan, serta teori pertumbuhan ekonomi Walt Whitman Rostow sebagai landasan dalam menganalisis penguatan ekonomi pesantren melalui pemberdayaan UMK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan UMK di Pondok Pesantren Annuqayah dilaksanakan melalui pendekatan berbasis komunitas yang terintegrasi dengan nilai-nilai syariah dan sistem pendidikan pesantren. Pemberdayaan dilakukan melalui pengembangan unit-unit usaha produktif, pembinaan kewirausahaan santri, pelibatan masyarakat sekitar, serta penguatan modal sosial pesantren yang meliputi jaringan alumni, legitimasi kiai, dan kepercayaan masyarakat. Pemberdayaan UMK terbukti memberikan kontribusi positif terhadap penguatan ekonomi pesantren, ditandai dengan meningkatnya aktivitas ekonomi produktif, bertambahnya unit usaha, serta tumbuhnya kemandirian ekonomi secara gradual. Namun demikian, efektivitas pemberdayaan belum sepenuhnya optimal karena masih menghadapi kendala pada aspek profesionalisme pengelolaan usaha, keterbatasan akses pembiayaan, rendahnya pemanfaatan teknologi digital, dan belum optimalnya integrasi pasar. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan teori pertumbuhan ekonomi, Resource-Based View (RBV), dan Theory-Based Evaluation dalam konteks pesantren. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi pesantren berlangsung melalui mekanisme komunal berbasis nilai religius, modal sosial, dan legitimasi kelembagaan, sehingga bisa mengembangkan teori pertumbuhan Rostow yang cenderung industrialistik dan linear.
| Item Type: | Thesis (Doctoral) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||||||
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Pemberdayaan UMK; Ekonomi Pesantren; Modal Sosial; Kemandirian Ekonomi | ||||||||||||
| Subjects: | Ekonomi Islam Wirausaha Kepemimpinan |
||||||||||||
| Divisions: | Program Doktor > Ekonomi Syariah | ||||||||||||
| Depositing User: | Supriyanto Supriyanto | ||||||||||||
| Date Deposited: | 30 Sep 2026 03:51 | ||||||||||||
| Last Modified: | 30 Sep 2026 03:51 | ||||||||||||
| URI: | https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/94875 |
