Analisis fiqh siyāsah qaḍā’iyyah terhadap Putusan MK Nomor 135/PUU-XXII/2024 tentang pemisahan pemilu daerah dan nasional

Antaya, Fahrina Afada (2026) Analisis fiqh siyāsah qaḍā’iyyah terhadap Putusan MK Nomor 135/PUU-XXII/2024 tentang pemisahan pemilu daerah dan nasional. Undergraduate thesis, Uin Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Fahrina Afada Lutfi Antaya_05040422075.pdf] Text
Fahrina Afada Lutfi Antaya_05040422075.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Fahrina Afada Lutfi Antaya_05040422075_Full.pdf] Text
Fahrina Afada Lutfi Antaya_05040422075_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 12 August 2029.

Download (2MB)

Abstract

Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 135/PUU-XXII/2024 tentang pemisahan pemilu nasional dan pemilu daerah menimbulkan persoalan ketatanegaraan, khususnya terkait jeda waktu 2 sampai 2,5 tahun yang berpotensi menyebabkan kekosongan hukum, ketidakpastian masa jabatan, dan persoalan administratif pemerintahan daerah. Penelitian ini bertujuan menganalisis implikasi amar putusan tersebut serta meninjaunya berdasarkan perspektif judicial restraint dan fiqh siyāsah qaḍā’iyyah. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual melalui studi kepustakaan yang dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Putusan MK No. 135/PUU-XXII/2024 berpotensi menimbulkan kekosongan hukum akibat belum adanya aturan mengenai masa transisi pemilu, serta dapat berdampak pada perpanjangan masa jabatan dan ketidakpastian hukum dalam penyelenggaraan pemerintahan. Dalam perspektif judicial restraint, Mahkamah Konstitusi dinilai telah memasuki ranah pembentukan desain pemilu yang seharusnya menjadi kewenangan pembentuk undang-undang, sedangkan dalam perspektif fiqh siyāsah qaḍā’iyyah, putusan tersebut belum sepenuhnya mencerminkan prinsip kemaslahatan karena masih berpotensi menimbulkan mafsadah berupa ketidakstabilan pemerintahan. Oleh karena itu, diperlukan pengaturan yang jelas mengenai mekanisme transisi pemilu serta penerapan prinsip kehati-hatian dalam pelaksanaan kewenangan Mahkamah Konstitusi.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
Name Email NIM
Antaya, Fahrina Afada tayayaya61@gmail.com 05040422075
Contributors:
Contribution Name Email NIDN
Thesis advisor Aniq, Ahmad Fathan fathananiq@uinsa.ac.id 2007018401
Uncontrolled Keywords: Pemilu; judicial restraint; fiqh siyāsah qaḍā’iyyah
Subjects: Hukum > Hukum Tata Negara
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Tata Negara Islam
Depositing User: Fahrina Antaya
Date Deposited: 12 Aug 2026 04:54
Last Modified: 12 Aug 2026 04:54
URI: https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/95035

Actions (login required)

View Item
View Item