Faktor penghambat implementasi Fatwa MUI No.47 Tahun 2014 tentang pengelolaan sampah: studi wilayah Kelurahan Sumberrejo Kota Surabaya dalam perspektif Ibrahim Kalin

Pragita, Teguh (2026) Faktor penghambat implementasi Fatwa MUI No.47 Tahun 2014 tentang pengelolaan sampah: studi wilayah Kelurahan Sumberrejo Kota Surabaya dalam perspektif Ibrahim Kalin. Undergraduate thesis, UIN Sunan A mpel Surabaya.

[thumbnail of Teguh Pragita_07020122056.pdf] Text
Teguh Pragita_07020122056.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Teguh Pragita_07020122056_Full.pdf] Text
Teguh Pragita_07020122056_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 13 August 2029.

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penghambat implementasi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 47 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Sampah di Kota Surabaya serta mengkaji hambatan tersebut melalui perspektif filsafat lingkungan Islam Ibrahim Kalin. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya volume sampah perkotaan di Surabaya dan rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilah serta mengelola sampah secara berkelanjutan, meskipun mayoritas masyarakat beragama Islam dan telah terdapat fatwa keagamaan yang mengatur kewajiban menjaga lingkungan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma fenomenologi dan analisis kritis. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap berbagai kebijakan, laporan, serta literatur terkait pengelolaan sampah dan filsafat lingkungan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Fatwa MUI No. 47 Tahun 2014 di Surabaya masih menghadapi berbagai hambatan, yaitu rendahnya literasi masyarakat terhadap fatwa lingkungan, lemahnya sosialisasi oleh lembaga keagamaan, dominasi budaya konsumerisme perkotaan, kurangnya integrasi nilai-nilai agama dalam kebijakan pengelolaan sampah, serta minimnya pengawasan dan sanksi sosial terhadap perilaku membuang sampah sembarangan. Dalam perspektif Ibrahim Kalin, hambatan tersebut tidak hanya bersifat teknis dan administratif, tetapi juga berakar pada krisis spiritual dan hilangnya kesadaran tauhid dalam relasi Tuhan, manusia dengan alam. Konsep sacred ecology Kalin menegaskan bahwa lingkungan merupakan bagian dari ayat-ayat Allah yang harus dijaga melalui prinsip khalifah, amanah, dan mizan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan integrasi ekoteologi Islam dalam pendidikan dan dakwah, serta sinergi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat untuk membangun budaya pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan berbasis nilai-nilai spiritual Islam.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
Name Email NIM
Pragita, Teguh teguhpragita0@gmail.com 07020122056
Contributors:
Contribution Name Email NIDN
Thesis advisor Mahzumi, Fikri fikrimahzumi@gmail.com 2115048201
Uncontrolled Keywords: Fatwa MUI; pengelolaan sampah; filsafat lingkungan Islam; Ibrahim Kalin; sacred ecology
Subjects: Dakwah > Dakwah - Islam
Agama > Agama dan Ilmu Pengetahuan
Ekologi
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Aqidah Filsafat Islam
Depositing User: teguh teguh pragita
Date Deposited: 13 Aug 2026 02:40
Last Modified: 13 Aug 2026 02:40
URI: https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/95087

Actions (login required)

View Item
View Item