Syukur, Adinda Abd. (2026) Analisis pemanfaatan laman SunCalc dalam simulasi swal waktu salat. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Adinda Abd. Syukur_05010622001 full.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 September 2029.
Download (7MB)
Adinda Abd. Syukur_05010622001.pdf
Download (7MB)
Abstract
Penentuan awal atau dimulainya waktu salat ialah hal yang sangat penting dalam pelaksanaan ibadah untuk keperluan umat Muslim yang didasarkan pada posisi Matahari. Seiring perkembangan teknologi, muncul berbagai aplikasi berbasis digital yang dapat digunakan untuk mensimulasikan waktu salat, yang diantaranya adalah SunCalc. Akan tetapi, penggunaan aplikasi tersebut perlu dikaji tingkat akurasi dan kesesuaiannya dengan metode perhitungan yang telah terstandarisasi. Oleh karena itu, dilakukannya penelitian ini adalah untuk menjawab dua permasalahan yang telah dirumuskan, yakni bagaimana hasil simulasi awal waktu salat menggunakan SunCalc serta bagaimana kesesuaian hasil tersebut dengan metode perhitungan ephemeris Kementerian Agama. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data yang digunakan berupa hasil simulasi waktu salat dari SunCalc serta hasil perhitungan menggunakan metode ephemeris Kementerian Agama. Pengumpulan data dilakukan melalui simulasi langsung pada SunCalc dengan menentukan lokasi, tanggal, dan parameter lain seperti ketinggian Matahari pada setiap waktu salat. Data tersebut kemudian dibandingkan dengan hasil perhitungan ephemeris yang diperoleh melalui langkah-langkah hisab secara sistematis. Analisis data dilakukan dengan cara membandingkan kedua hasil tersebut untuk mengetahui tingkat kesesuaian dan faktor penyebab perbedaannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SunCalc mampu mensimulasikan awal waktu salat berdasarkan posisi Matahari dengan cukup baik. Hasil yang diperoleh menunjukkan pola perubahan waktu salat yang konsisten mengikuti pergerakan semu Matahari, sehingga dapat digunakan untuk menggambarkan awal waktu salat secara astronomis.Tingkat kesesuaian antara hasil simulasi SunCalc dan perhitungan ephemeris Kementerian Agama tergolong tinggi, dengan selisih yang umumnya berkisar antara 0 hingga 1 menit. Waktu Zuhur, Asar, dan Subuh menunjukkan tingkat konsistensi yang lebih tinggi karena perbedaan hanya terjadi pada beberapa hari tertentu. Sementara itu, waktu Magrib menunjukkan variasi perbedaan yang lebih sering, yang diduga disebabkan oleh perbedaan acuan ketinggian Matahari, yaitu sekitar −1° pada ephemeris dan sekitar −0 sekian derajat pada SunCalc saat sunset. Secara umum, perbedaan yang terjadi dipengaruhi oleh faktor teknis seperti metode perhitungan, pembulatan waktu, serta keterbatasan dalam menentukan nilai ketinggian Matahari secara presisi pada SunCalc. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan agar SunCalc digunakan sebagai alat bantu dalam memahami dan mensimulasikan waktu salat, namun tidak dijadikan sebagai acuan utama tanpa pembandingan dengan metode yang telah terstandarisasi. Diharapkan pula bagi peneliti-peneliti berikutnya agar dapat mengembangkan penelitian ini dengan cakupan lokasi dan periode waktu yang lebih luas serta membandingkan dengan metode atau aplikasi lain untuk memperoleh hasil yang lebih luas serta terperinci.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | SunCalc; simulasi; awal waktu salat | ||||||||
| Subjects: | Salat > Salat, Waktu Falak |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Ilmu Falak | ||||||||
| Depositing User: | Adinda Abd. Syukur | ||||||||
| Date Deposited: | 09 Sep 2026 05:33 | ||||||||
| Last Modified: | 09 Sep 2026 05:33 | ||||||||
| URI: | https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/95247 |
