Resiliensi santri dalam adaptasi lingkungan sosial pondok pesantren: studi di Pondok Pesantren Ali Ba’alawi dan Pondok Pesantren Darul Istiqomah

Zainuddin, Zainuddin (2026) Resiliensi santri dalam adaptasi lingkungan sosial pondok pesantren: studi di Pondok Pesantren Ali Ba’alawi dan Pondok Pesantren Darul Istiqomah. Doctoral thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Zainuddin_01050422046.pdf] Text
Zainuddin_01050422046.pdf

Download (7MB)
[thumbnail of Zainuddin_01050422046_Full.pdf] Text
Zainuddin_01050422046_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 13 August 2029.

Download (7MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan adaptasi lingkungan sosial yang dihadapi santri baru di pesantren, yang mengindikasikan bahwa kapasitas resiliensi santri belum dipahami secara memadai dalam konteks pendidikan Islam Indonesia. Terdapat tiga rumusan masalah yang dikaji: (1) bagaimana proses resiliensi santri dalam adaptasi lingkungan sosial di kedua tipologi pesantren; (2) faktor-faktor apa yang berkontribusi pada pembentukan resiliensi santri; dan (3) bagaimana gambaran tingkat resiliensi santri antara Pondok Pesantren Ali Ba’alawi dan Pondok Pesantren Darul Istiqomah. Secara metodologis, kajian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain sequential exploratory, di mana fase kualitatif dilaksanakan terlebih dahulu untuk mengeksplorasi proses dan faktor resiliensi, yang kemudian menginformasikan pengembangan instrumen pada fase kuantitatif. Data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap dua puluh informan di dua lokus penelitian. Data kuantitatif dikumpulkan melalui angket terhadap seratus responden dan dianalisis menggunakan uji t independen dengan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, resiliensi santri di Pondok Pesantren Ali Ba’alawi terbentuk melalui transformasi makna spiritual yang berpusat pada konsep riyadhah, barokah, dan tabarruk sebagai sistem makna teologis yang koheren, berlangsung dalam empat fase temporal: syok awal, stabilisasi, pendalaman, dan penguasaan. Kedua, resiliensi santri di Pondok Pesantren Darul Istiqomah terbentuk melalui navigasi kompleksitas ganda dan pembentukan identitas hibrida yang mengintegrasikan dimensi spiritual dan modern, didukung sistem kelembagaan yang lebih terstruktur. Ketiga, analisis kuantitatif menunjukkan gambaran tingkat resiliensi yang berbeda secara signifikan antara kedua tipologi (t=2,286; p=0,024), dengan santri Pondok Pesantren Ali Ba’alawi memiliki skor lebih tinggi (M=43,56) dibandingkan Pondok Pesantren Darul Istiqomah (M=41,68). Perbedaan ini berpusat pada dimensi konteks lingkungan (D2) dan interaksi sosial (D3), sementara jenis kelamin dan lama mondok tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan. Secara teoretis, kajian ini mengusulkan enam proposisi adaptasi kerangka Kumpfer untuk konteks budaya kolektif-religius pesantren Indonesia, serta secara praktis memberikan panduan penguatan ekosistem dukungan santri di kedua tipologi pesantren.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Creators:
Name Email NIM
Zainuddin, Zainuddin zainuddinpanrayyan13@gmail.com 01050422046
Contributors:
Contribution Name Email NIDN
Thesis advisor Fuad, Zakki ah.zakki.fuad@uinsby.ac.id 2027047401
Thesis advisor Syaifuddin, Mokhamad msyaifudin@uinsa.ac.id 2013107303
Uncontrolled Keywords: Resiliensi santri; adaptasi lingkungan sosial; Pesantren Ali Ba’alawi; Pesantren Darul Istiqomah; kerangka kumpfer
Subjects: Kesejahteraan Sosial
Psikologi Islam
Pesantren
Santri
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: ZAINUDDIN ZAINUDDIN
Date Deposited: 13 Aug 2026 04:25
Last Modified: 13 Aug 2026 04:25
URI: https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/95413

Actions (login required)

View Item
View Item