Kontestasi wacana program makan bergizi gratis: analisis perbandingan antara retorika pidato kenegaraan dan framing media massa (analisis wacana kritis Teun A. Van Dijk)

Paundria, Hafizha Ardaniar (2026) Kontestasi wacana program makan bergizi gratis: analisis perbandingan antara retorika pidato kenegaraan dan framing media massa (analisis wacana kritis Teun A. Van Dijk). Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Hafizha Ardaniar Paundria_03040422087 Full.pdf] Text
Hafizha Ardaniar Paundria_03040422087 Full.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of Hafizha Ardaniar Paundria_03040422087 OK.pdf] Text
Hafizha Ardaniar Paundria_03040422087 OK.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 September 2029.

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kontestasi wacana pada program kebijakan publik, yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui perbandingan antara retorika pidato kenegaraan dan framing media massa. Bahasa dalam sebuah wacana kebijakan publik tidak bersifat netral yang hanya berfungsi sebagai penyampaian informasi, melainkan menjadi alat untuk menyampaikan ideologi, realitas sosial, dan sebagai sarana untuk memperoleh legitimasi kekuasaan. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan model Analisis Wacana Kritis Teun A. Van Dijk untuk membedah tiga dimensinya, yaitu struktur teks, kognisi sosial, dan konteks sosial. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan pendekatan paradigma kritis. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa transkrip dari pidato kenegaraan Presiden terkait program MBG dan pemberitaan media massa yang diperoleh dari web TEMPO.CO dan platform digital YouTube, seperti tayangan berita dari METRO TV dan Tempodotco. Data dikumpulkan dengan teknik simak dan teknik catat yang kemudian dianalisis dengan Miles dan Huberman dimana didalamnya meliputi tiga aspek, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menjukkan bahwa dalam pidato kenegaraan tersebut lebih condong pada penekanan manfaat sosial, peningkatan sumber daya manusia serta legitimasi kekuasaan. Sedangkan pada framing media massa lebih pada kritik mengenai anggaran, efektivitas program, serta kepentingan politik dibalik kebijakan tersebut. Kedua hal tersebut terjadi perbedaan kontestasi wacana antara pidato kenegaraan Presiden dengan framing media massa dalam merepresentasikan program MBG. Dengan demikian, dalam penelitian ini bahasa bukan hanya berfungsi sebagai alat komunikasi saja, namun juga menjadi instrumen kekuasaan untuk memperoleh dukungan publik dan penerimaan terhadap suatu kebijakan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
Name Email NIM
Paundria, Hafizha Ardaniar paundriahafizha@gmail.com 03040422087
Contributors:
Contribution Name Email NIDN
Thesis advisor Yusuf, Kamal kamalyusuf@uinsa.ac.id 2006067901
Thesis advisor Septiyani, Rizki Endi rizkiendisept@uinsa.ac.id 2021098805
Uncontrolled Keywords: Analisis Wacana Kritis; Makan Bergizi Gratis; Kontestasi Wacana; Media Massa; Pidato Kenegaraan; Teun A. Van Dijk
Subjects: Konflik sosial
Politik Internasional
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Sastra Indonesia
Depositing User: Hafizha Ardaniar Paundria
Date Deposited: 09 Sep 2026 03:08
Last Modified: 09 Sep 2026 03:08
URI: https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/95804

Actions (login required)

View Item
View Item