Sef, Widad (2026) Nilai pendidikan agama islam dalam Tradisi Nyadhar sebagai kearifan lokal di Desa Pinggirpapas Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Widad Sef_02040823063 OK.pdf
Download (3MB)
Widad Sef_02040823063 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 28 September 2029.
Download (3MB)
Abstract
Dalam era globalisasi yang ditandai dengan kemajuan teknologi, banyak generasi muda mulai melupakan tradisi yang diwariskan secara turun-temurun oleh nenek moyang mereka. Hal ini menyebabkan tergerusnya identitas budaya dan melemahnya kesinambungan antar generasi. Di sisi lain, krisis moralitas yang meluas akibat ketidaksesuaian antara kemajuan zaman dengan penerapan nilai-nilai keagamaan semakin memperparah kondisi sosial masyarakat. Tradisi sebagai sistem sosial yang memuat nilai-nilai keagamaan dan sosial menjadi sangat penting untuk menjaga harmoni kehidupan. Tradisi Nyadhâr merupakan bagian dari kearifan lokal karena ia lahir dari pengalaman panjang masyarakat Desa Pinggirpapas dalam berinteraksi dengan alam, budaya, dan nilai-nilai keagamaan yang mereka anut. Permasalahan dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana dimensi historis tradisi Nyadhâr sebagai kearifan lokal masyarakat Desa Pinggirpapas. (2) Bagaimana internalisasi nilai pendidikan Islam dalam tradisi Nyadhâr sebagai kearifan lokal masyarakat di Desa Pinggirpapas. (3) Bagaimana implikasi nilai pendidikan agama Islam dalam tradisi Nyadhâr bagi kehidupan Masyarakat di Desa Pinggirpapas. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, karena pendekatan ini digunakan untuk mendapatkan data yang mendalam dan bermakna mengenai internalisasi nilai pendidikan agama Islam dalam tradisi Nyadhâr sebagai kearifan lokal dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Oleh sebab itu, proses penelitian ini diharapkan menghasilkan data-data deskriptif berupa data tertulis atau lisan dari Masyarakat atau erilaku yang dapat diamati untuk memberikan penjelasan tentang dimensi historis tradisi Nyadhâr, proses internalisasi nilai pendidikan agama Islam, serta pengaruhnya terhadap kehidupan sosial masyarakat di Desa Pinggirpapas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masyarakat Desa Pinggirpapas telah menginternalisasikan komponen nilai pendidikan agama Islam yang terkadung melalui Tradisi Nyadhar meliputi nilai tauhid melalui rasa syukur dan doa, nilai ibadah melalui praktik ziarah dan sedekah, nilai akhlak melalui penghormatan terhadap leluhur, menjaga hubungan sosial, serta menjaga kelestarian alam, dan nilai kemasyarakatan melalui gotong royong serta peningkatan solidaritas sosial. Tradisi ini berperan penting dalam memperkuat identitas religius dan sosial masyarakat Desa Pinggirpapas. Hal ini menunjukkan bahwa Tradisi Nyadhar tidak hanya berfungsi sebagai pelestarian budaya, tetapi juga sebagai sarana pendidikan yang mentransfer nilai-nilai (transfer of value) kepada masyarakat, sehingga dapat menjadi solusi terhadap problematika degradasi moral di era modern.
| Item Type: | Thesis (Masters) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||||||
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Internalisasi; Tradisi Nyadhâr; Pendidikan Agama Islam | ||||||||||||
| Subjects: | Agama Budaya - Agama Kebudayaan Pendidikan Islam > Pendidikan Islam - Media |
||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam | ||||||||||||
| Depositing User: | Widad Sef | ||||||||||||
| Date Deposited: | 28 Sep 2026 04:26 | ||||||||||||
| Last Modified: | 28 Sep 2026 04:26 | ||||||||||||
| URI: | https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/95949 |
