Rekonstruksi Perlindungan Harta (Hifz al-Mal) dalam Sistem Pembayaran Digital QRIS Perspektif Maqaṣid Al-Sharī‘ah Abu Isḥaq al-Shaṭibi

Sarifatul, Aini (2026) Rekonstruksi Perlindungan Harta (Hifz al-Mal) dalam Sistem Pembayaran Digital QRIS Perspektif Maqaṣid Al-Sharī‘ah Abu Isḥaq al-Shaṭibi. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Sarifatul Aini_02050324037 OK.pdf] Text
Sarifatul Aini_02050324037 OK.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of Sarifatul Aini_02050324037 Full.pdf] Text
Sarifatul Aini_02050324037 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 14 October 2029.

Download (3MB)

Abstract

Perkembangan ekonomi digital telah mendorong transformasi sistem pembayaran dari transaksi tunai menuju pembayaran elektronik berbasis Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Di satu sisi, QRIS memberikan kemaslahatan berupa efisiensi, kemudahan, dan perluasan inklusi keuangan. Di sisi lain, muncul berbagai risiko baru seperti pencurian data, penyalahgunaan identitas digital, phishing, dan kejahatan siber yang menimbulkan tantangan terhadap konsep perlindungan harta (ḥifẓ al-māl) dalam perspektif maqāṣid al-sharī„ah. Penelitian ini bertujuan menjawab dua rumusan masalah, yaitu: bagaimana konstruksi perlindungan harta dalam sistem pembayaran digital QRIS berdasarkan perspektif maqāṣid al-sharī„ah, dan bagaimana rekonstruksi konsep ḥifẓ al-māl dalam sistem pembayaran digital QRIS berdasarkan perspektif maqāṣid al-sharī„ah Abū Isḥāq al-Shāṭibī. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan dan lapangan. Data diperoleh melalui studi dokumen, literatur ilmiah, regulasi terkait QRIS, serta wawancara mendalam terhadap sepuluh informan yang terdiri atas akademisi, praktisi keuangan syariah, pengguna QRIS, dan pelaku usaha. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis dengan menggunakan teori maqāṣid al-sharī„ah Abū Isḥāq al-Shāṭibī sebagai pisau analisis utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa QRIS telah merepresentasikan tujuan kemaslahatan dalam perlindungan harta, namun konsep ḥifẓ al-māl klasik belum sepenuhnya mampu menjelaskan karakteristik aset dan risiko ekonomi digital. Penelitian ini merekonstruksi konsep ḥifẓ al-māl menjadi Ḥifẓ al-Māl al-Raqamī yang mencakup perlindungan aset ekonomi, data keuangan, identitas digital, keamanan siber, perlindungan konsumen, dan literasi digital. Secara teoretis, penelitian ini memperluas kajian maqāṣid al-sharī„ah dalam konteks ekonomi digital kontemporer tanpa mengubah tujuan fundamental syariat. Kata kunci: Sistem Pembayaran Digital, QRIS, Maqāṣid Al-Sharī„ah , ḥifẓ al-māl, Abū Isḥāq al-Shāṭibī.

Item Type: Thesis (Masters)
Creators:
Name Email NIM
Sarifatul, Aini sarifahuinsa@gmail.com 02050324037
Contributors:
Contribution Name Email NIDN
Thesis advisor Buchori, Imam ibe@uinsa.ac.id 2026096801
Thesis advisor Huda, Bakhrul bakhrul.huda@uinsa.ac.id 2104098501
Uncontrolled Keywords: Digital Payment System; QRIS; Maqāṣid al-Sharī‘ah; Ḥifẓ al-Māl; Abū Isḥāq al-Shāṭibī
Subjects: Ekonomi Islam
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Syariah
Depositing User: Sarifatul Sarifatul Aini
Date Deposited: 14 Oct 2026 06:04
Last Modified: 14 Oct 2026 06:04
URI: https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/96069

Actions (login required)

View Item
View Item