Sejarah berdiri dan berkembangnya Pondok Pesantren Yatim Indonesia sebagai penampung korban tsunami dan perang sampit di Desa Metatu Kecamatan Benjeng Kabupaten Gresik tahun 2005-2015

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Indahsari, Fenny Fitria (2016) Sejarah berdiri dan berkembangnya Pondok Pesantren Yatim Indonesia sebagai penampung korban tsunami dan perang sampit di Desa Metatu Kecamatan Benjeng Kabupaten Gresik tahun 2005-2015. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (506kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (975kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (967kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (710kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (759kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (703kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (689kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (976kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (995kB) | Preview

Abstract

Penelitian skripsi ini berjudul “Sejarah Berdiri dan Berkembangnya Pondok Pesantren Yatim Indonesia sebagai Penampung Korban Tsunami dan Perang Sampit di Desa Metatu, Gresik (2005-2015)”. Rumusan masalah dalam penelitian ini, yaitu: 1) Apa yang melatarbelakangi berdirinya Pondok Pesantren Yatim Indonesia?, 2) Bagaimana gambaran profil, program dan strategi serta metode pemberdayaan yang digunakan di Pondok Pesantren Yatim Indonesia?, 3) Bagaimana perkembangan korban tsunami dan perang sampit di Pondok Pesantren Yatim Indonesia?, 4) Bagaimana dinamika respon masyarakat terhadap Pondok Pesantren Yatim Indonesia?.
Penelitian ini menggunakan metode sejarah karena termasuk studi historis, untuk menganalisisnya, peneliti juga menggunakan pendekatan historis. Sedangkan teori yang digunakan dalam penulisan skripsi ini menggunakan teori perubahan sosial yang dikembangkan oleh Maclver. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa, 1) Pondok Pesantren Yatim Indonesia berdiri pada tahun 2005. Awal berdirinya pondok ini, karena adanya lima santri dari korban tsunami Aceh. Dalam perkembangannya, tahun 2006-2012 jumlah santri semakin meningkat. Baru pada tahun 2013 datang anak dari korban perang sampit, tahun 2014-2015 juga masih banyak santri yang berdatangan. 2) Profil PondokPesantren Yatim Indonesia yaitu membina dan menyantuni anak yatim secara intensif dengan memberikan program pendidikan gratis bagi anak-anak yatim dan terlantar. Strategi yang dilakukan pengasuh pondok dalam mendidik para santrinya yaitu dengan membentuk generasi yatim tangguh, alim, mandiri dan amanah. Dalam memberdayakan para santrinya, pondok memberikan pelatihan-pelatihan khusus,seperti berbudidaya kambing, mengelola pupuk dan bercocok tanam. 3) Selama berada di Pondok Pesantren Yatim Indonesia para santri dari korban tsunami dan perang sampit banyak mengalami perubahan positif terhadap pola pikir, sikap dan prilaku mereka, seperti dulu yang susah diatur, sekarang lebih sering mematuhi peraturan pondok. 4) Dinamika respon masyarakat terhadap Pondok PesantrenYatim Indonesia bermacam-macam, tetapi semua menunjukan respon yang positif, seperti tanggapan dari Bapak Kepala Desa Metatu (Nurul Askin), bahwa dengan adanya Pondok Pesantren YAI secara tidak langsung dapat memberi perubahan pertumbuhan ekonomi kepada masyarakat.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Indahsari, Fenny Fitriafenitaaa882@gmail.comA02212003
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorMuhdi, Alimuhdi@uinsby.ac.id,2026067203
Subjects: Pesantren
Sejarah
Keywords: Pondok pesantren; korban tsunami
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Sejarah dan Kebudayaan Islam
Depositing User: Indahsari Fenny Fitria
Date Deposited: 30 Aug 2016 01:17
Last Modified: 13 Jan 2020 02:32
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/13685

Actions (login required)

View Item View Item