PERAN MUSEUM NU SEBAGAI SUMBER BELAJAR BAGI ANGGOTA IPNU (IKATAN PELAJAR NAHDLATUL ULAMA ) UIN SUNAN AMPEL SURABAYA

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Alfian, Alfian (2014) PERAN MUSEUM NU SEBAGAI SUMBER BELAJAR BAGI ANGGOTA IPNU (IKATAN PELAJAR NAHDLATUL ULAMA ) UIN SUNAN AMPEL SURABAYA. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (83kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (79kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (80kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (63kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (102kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (69kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (555kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (42kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (15kB) | Preview

Abstract

Museum NU hadir ditengah-tengah masyarakat tidak lepas dari keinginan
beberapa tokoh NU, salah satunya adalah alm. KH. Abdurrahman Wahid untuk
mendirikan museum ini sebagai pusat informasi kebudayaan serta sejarah
pertumbuhan dan perkembangan NU.
Secara umum, Museum sebagai lembaga pendidikan non formal mempunyai
peran yang sangat strategis. Salah satunya sebagai sumber belajar. Sumber belajar
yang mempunyai pengertian yaitu segala tempat atau lingkungan sekitar, benda, dan
orang yang mengandung informasi serta dapat digunakan sebagai wahana bagi
peserta didik untuk melakukan proses perubahan tingkah laku.
Sayangnya keadaan seperti ini tidak diimbangi oleh hasrat atau kemauan
masyarakat untuk menggunakannya sebagai sarana belajar, penelitian dan keperluan
pendidikan lainnya. Masyarakat masih terjebak dari pemahaman yang salah. Museum
hanya dipahami sebagai tempat menyimpan benda-benda kuno dan kondisinya seperti
tidak terurus dan kusam. Akibatnya, museum hadir hanya sebatas penghias kota,
tanpa pernah dikunjungi dan dimanfaatkan.
IPNU (Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama) sebagai generasi muda sekaligus
kaum pelajar, menjadi perhatian khusus penulis untuk dijadikan salah satu
pembahasan sekaligus contoh apakah IPNU sebagai anak muda NU benar-benar bisa
memposisikan diri sebagai anggota yang benar-benar menggunakan Museum NU
sebagai sumber belajar ataukah tidak. Karena dalah hal ini, antara museum NU
dengan IPNU mempunyai kesamaan ideologis.
Skripsi ini mencoba mengangkat sebuah fenomena tentang Museum NU,
dengan maksud mencoba menggali informasi tentang: 1). Eksistensinya sebagai
sumber belajar 2). Bagaimana anggota IPNU memanfaatkan museum NU sebagai
sumber belajar 3). Bagaimana peran Museum NU sebagai sumber belajar.
Untuk memperoleh data dalam penelitian ini, peneliti menggunakan
pendekatan deskriptif-kualitatif. Dan teknik pengumpulan data yang digunakan
meliputi: Observasi, Wawancara, dokumentasi dan angket.
Dari hasil penelitian yang penulis lakukan tentang peran Museum NU sebagai
sumber belajar bagi anggota IPNU, dapat diperoleh kesimpulan bahwa Museum NU
memiliki peran strategis diantaranya, tranformasi nilai-nilai pendidikan serta penguatan karakter/ jati diri.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Ali Mas’ud
Creators:
CreatorsEmailNIM
Alfian, AlfianUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Pendidikan Islam
Keywords: Museum NU; Sumber Belajar; Anggota IPNU
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Editor : Arifah Wikansari------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 07 Apr 2015 02:44
Last Modified: 07 Apr 2015 02:44
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/1566

Actions (login required)

View Item View Item