Tafsir alquran bahasa melayu: telaah atas sejarah dan metode tafsir al-Furqan karya A. Hassan Bangil

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Priyambodho, Dimas Doddy (2017) Tafsir alquran bahasa melayu: telaah atas sejarah dan metode tafsir al-Furqan karya A. Hassan Bangil. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Cover.pdf

Download (317kB)
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (185kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (188kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (356kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (556kB) | Preview
[img] Text
Bab 3.pdf

Download (342kB)
[img] Text
Bab 4.pdf

Download (525kB)
[img] Text
Bab 5.pdf

Download (254kB)
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (330kB) | Preview

Abstract

Perkembangan tafsir di Indonesia dimulai sejak abad 17 di kerajaan Aceh hingga sekarang, hal ini menandakan bahwa Islam sudah mulai diterima di bumi Nusantara. Perkembangan tafsir yang pesat tersebut tidak diiringi dengan pengarsipan yang baik oleh pihak penulis, sehingga menimbulkan kesalahan atau kekeliruan pembacaan tentang sejarah penulisan tafsir kepada generasi selanjutnya. Kekeliruan pembacaan sejarah tersebut akan berdampak fatal kepada generasi selanjutnya yang ingin mengetahui metode penafsiran sebuah karya tafsir terdahulu. Kitab tafsir Al-Furqan yang ditulis pertama kali pada tahun 1928 dan ditulis ulang pada tahun 1953 oleh A. Hassan. Faktor internal dan eksternal mufassir ikut mendorong lahirnya penulisan tafsir ini. A. Hassan dalam tafsirnya memilih menggunakan bahasa Melayu dan menggunakan aksara latin dalam penulisan tafsirnya. Dari penulisan pertama dan kedua memiliki perbedaan secara metodologis penulisan yang berdampak kepada metode penafsiran, dan perubahan metode tersebut tidak banyak diketahui oleh para peneliti terdahulu. Hal inilah yang menjadi alasan penulisan skripsi ini. Skripsi ini berjudul Tafsir Bahasa Melayu (Telaah Atas Sejarah Dan Metode Tafsir Al-Furqan Karya A. Hassan Bangil). Fokus kajian dalam penelitian akan meninjau ulang sejarah metode penafsiran tafsir Al-Furqan dari tahun 1928 sampai 1953. Penelitian ini menggunakan literatur kepustakaan sebagai prespektif keilmuan dasar terhadap keilmuan tafsir, dengan cara studi kepustakaan dan wawancara yang diakui validitasnsya dan teknik pengolahan data menggunakan deskirptif-analitik.Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa, ada perbedaan penulisan tafsir yang berdampak kepada metode penafsiran dari tafsir Al-Furqan. Tafsir Al-Furqan yang ditulis pada 1928 memiliki metode penafsiran analitis dan memiliki pembahasan yang cukup banyak. Sedangkan tafsir Al-Furqan yang ditulis pada tahun 1953 memiliki metode global atau umum dengan penjelasan yang singkat dan padat.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Priyambodho, Dimas Doddydoddydimas@gmail.comUNSPECIFIED
Subjects: Sejarah
Tafsir
Keywords: sejarah dan metode tafsir al Furqon
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Alquran dan Tafsir
Depositing User: Priyambodho Dimas Doddy
Date Deposited: 15 Aug 2017 06:41
Last Modified: 15 Aug 2017 06:41
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/19506

Actions (login required)

View Item View Item