Analisis hukum pidana Islam terhadap tindak pidana anak tanpa hak atau melawan hukum menyimpan dan menguasai Narkotika golongan I: studi Putusan Nomor:02/PID.Sus.anak/2018/PN.Mlg.

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Arrizal, Fasih (2018) Analisis hukum pidana Islam terhadap tindak pidana anak tanpa hak atau melawan hukum menyimpan dan menguasai Narkotika golongan I: studi Putusan Nomor:02/PID.Sus.anak/2018/PN.Mlg. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Fasih Arrizal_C73214045.pdf

Download (8MB) | Preview

Abstract

Skripsi ini merupakan hasil dari penelitian kepustakaan untuk menjawab dua pertanyaan, yaitu 1) Bagaimana putusan hakim dalam memutus tindak pidana anak yang tertuang dalam putusan Nomor: 02/pid.sus anak/2018/PN.Mlg dan 2) Bagaimana analisis hukum pidana islam terhadap tindak pidana anak yang tertuang dalam putusan nomor : 02/pid.sus anak/2018/PN.Mlg. Teknik pengumpulan data dilakukan oleh penulis dengan cara studi kepustakaan dengan pengumpulan dokumen-dokumen terkait permasalahan. Selanjutnya data di analisis menggunakan pola pikir deduktif, yaitu pola pikir yang berangkat dari variabel yang bersifat umum dalam hal ini teori jarimah ta’zi>r kemudian di aplikasikan pada variabel yang bersifat khusus dalam hal ini dasar putusan hakim dalam kasus tindak pidana anak tanpa hak atau melawan hukum menyimpan dan menguasai narkotika golongan I bukan tanaman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hakim dalam memutus tindak pidana anak tanpa hak atau melawan hukum menyimpan dan menguasai narkotika golongan I bukan tanaman studi putusan nomor: 02/pid.sus.anak/2018/pn.mlg dengan memperhatikan fakta-fakta hukum yang telah ada dan hakim menjatuhkan pidana penjara kepada anak yang bernama terdakwa selama 1 (satu) tahun dan pelatihan kerja 10 (sepuluh) hari, dan terkait hal yang meringankan dari putusan tersebut karena anak yang bernama terdakwa masih dibawah umur dan anak menyesali perbuatannya dan menetapkan agar terdakwa di tahan dan juga barang bukti berupa 1 (satu) bungkus plastik klip kecil berisi Narkotika Golongan I jenis metamfetamina/sabu dirampas untuk di musnahkan, terdakwa juga dibebankan untuk membayar biaya perkara sebesar Rp. 5.000 (lima ribu rupiah). Sedangkan dalam hukum pidana islam tindak pidana anak tanpa hak atau melawan hukum tanpa hak atau melawan hukum menyimpan dan menguasai narkotika golongan I bukan tanaman di kenai hukuman ta’zi>r. Dengan di jatuhkannya sanksi terhadap pelaku tersebut dimaksudkan untuk meujudkan keteraturan dan ketertiban hidup manusia sehingga terpelihara dari kerusakan dan berbuat kerusakan, dan selamat dari kebodohan kesesatan. Oleh karena itu snksi diberikan kepada orang-orang yang melanggar dan disertai maksud maksud jahat agar mereka tidak mau mengulanginya kembali. Selain itu sanksi tersebut menjadi penjegah bagi orang lain agar tidak erbuat hal yang sama. Sejalan dengan hal di atas, maka adanya undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika diharapkan dapat menyadarkan masyarakat akan pentingnya mematuhi peraturan yang telah ada, untuk tidak terjadinya indonesia darurat narkoba apa yang digagas oleh pemerintah dan dalam menangani pelaku kejahatan terutama terhadap anak membutuhkan ketelitian dan hati-hati daam menjatuhkan suatu sanksi sehingga putusan yang dijatuhkan benar-benar memberikan rasa keadilan.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Arrizal, Fasihfasiharrizal96@gmail.comUNSPECIFIED
Subjects: Narkotika
Keywords: Tindak pidana anak; melawan hukum; menyimpan Narkotika; menguasai Narkotika; Narkotika golongan I
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Pidana Islam
Depositing User: Arrrizal Fasih
Date Deposited: 12 Nov 2018 06:46
Last Modified: 12 Nov 2018 06:46
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/28506

Actions (login required)

View Item View Item