Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Pengembangan Budaya Keagamaan Islam: studi kasus di SMP Negeri 24 Surabaya

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Zulfa, Syifak Indana (2019) Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Pengembangan Budaya Keagamaan Islam: studi kasus di SMP Negeri 24 Surabaya. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Syifak Indana Zulfa_D93215086.pdf

Download (1MB)

Abstract

Secara umum penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kepemimpinan kepala sekolah dalam pengembangan budaya keagamaan Islam di SMP Negeri 24 Surabaya. Dari latar belakang peneliti sangat tertarik karena jarang anak yang menjalankan dan tau tentang agamanya, budayanya, kebiasaannya dengan dari kecil mereka sudah di tanamkan nilai-nilai budi pekerti luhur yang baik, dengan mendapatkan pendidikan seperti SD/MI, SMP/SLTP/MTs, SMA/SLTA/MA. Selanjutnya pada kajian pustaka peneliti juga mendapatkan teori tentang tipe dan gaya kepemimpinan kepala sekolah menurut likert, memiliki tugas pokok dan fungsi kepala sekolah, serta faktor yang mempengaruhi kepemimpinan. Berbeda dengan budaya keagamaan Islam teori diantaranya karakteristik, fungsi, serta faktor yang mempengaruhi. Pada bab selanjutnya peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode wawancara, dokumentasi, observasi. Bertujuan untuk memudahkan peneliti dalam melakukan penelitian lapangan dengan peneliti membuat pertanyaan untuk mewawancarai informan yang diperlukan oleh peneliti. Selanjutnya peneliti melakukan penelitian lapangan di SMP Negeri 24 Surabaya, peneliti menemukan hal hal yang sesuai antara teori dan kondisi lapangan bahwasannya kepala sekolah dapat memimpin dengan baik dan memberikan contoh kepada seluruh warga sekolah yang terlibat. Selanjutnya pada bab terakhir peneliti melakukan kesimpulan berupa temuan penelitian ini sebagai berikut : 1) Kepemimpinan kepala sekolah di SMP Negeri 24 Surabaya sama halnya seperti pemimpin di sekolah-sekolah lainnya dengan adanya kerjasama demi mencapai tujuan bersama. Dengan kepala sekolah juga memiliki tugas pokok dan fungsi, dan memiliki gaya ataupun tipe kepemimpinan yakni otokratik bijak dan participative group. 2) Pengembangan budaya keagamaan Islam di SMP Negeri 24 Surabaya kepala sekolah membuat kegiatan untuk siswa/i berupa BATULA (baca tulis Al-Qur’an), shalat dhuha berjama’ah, kultum (kuliah tujuh menit) yang disampaikan kepada siswa/i kepada teman sebayanya, shalat dzhur berjama’ah, dan shalat asar berjama’ah, guna membentengi diri dari pengaruh besar dari lingkungan luar. Dari kegiatan tersebut siswa/i memiliki prestasi dan memiliki hukuman jika siswa/i tidak melaksanakan kegiatan keagamaan. 3) Hasil dari realisasi kepemimpinan kepala sekolah dalam pengembangan budaya keagamaan Islam yakni kepala sekolah kepala sekolah, pendidik, tenaga pendidikan, dan siswa dapat membiasakan shalat dhuha, shalat dzuhur, dan shalat asar secara berjama’ah. Selain itu menjadikan pribadi yang lebih baik guna membentengi diri dari pengaruh besar dari lingkungan luar dengan berpegang kepada Al-Qur’an dan Hadits. 4) Faktor yang mempengaruhi kepemimpinan kepala sekolah dalam pengembangan budaya keagamaan Islam yakni melalui faktor internal ataupun eksternal dari diri kepala sekolah tersebut.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Zulfa, Syifak Indanasyifak.indanazulfa@gmail.comD93215086
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorBawani, ImamUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Thesis advisorSholihah, Ni'matusnickssholihah@yahoo.comUNSPECIFIED
Subjects: Budaya Islam
Kepala Sekolah
Pendidikan
Kepemimpinan
Keywords: Kepemimpinan Kepala Sekolah; Budaya Keagamaan Islam
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Manajemen Pendidikan Islam
Depositing User: Zulfa Syifak Indana
Date Deposited: 08 Aug 2019 06:32
Last Modified: 08 Aug 2019 06:32
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/32939

Actions (login required)

View Item View Item