Makna uang ganti rugi pembebasan Lahan Proyek Migas bagi masyarakat muslim Desa Mojodelik Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Mutholibin, Khoirul (2019) Makna uang ganti rugi pembebasan Lahan Proyek Migas bagi masyarakat muslim Desa Mojodelik Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Khoirul Mutholibin_F02417124.pdf

Download (1MB)

Abstract

Tesis ini dilatarbelakangi masalah yang terjadi di Desa Mojodelik Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro setelah pembebasan lahan proyek migas. Pembebasan lahan proyek migas dengan ganti rugi yang besar banyak digunakan untuk berbagai transaksi. Kondisi inilah yang membuat masyarakat tergiur dengan uang ganti rugi pembesan lahan. Untuk mengatasi masalah yang terjadi, tokoh masyarakat Desa Mojodelik aktif dalam melakukan sosialisasi atas pembebasan lahan dan mengarahkan masyarakat lebih produktif dalam pennggunaan uang ganti rugi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang menggunakan sumber data primer dan sumber data sekunder dengan teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Narasumber penelitian ini adalah 25 masyarakat Muslim Desa Mojodelik yang lahanya terkena pembebasan untuk proyek migas dan delapan tokoh masyarakat yang terdiri dari tokoh pemerintah dan tokoh agama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui makna uang ganti rugi pembebasan lahan proyek migas bagi masyarakat Muslim Desa Mojodelik dan untuk mengetahui apa saja kontribusi tokoh masyarakat dalam memberikan makna uang ganti rugi pembebasan lahan proyek migas untuk masyarakat Muslim Desa Mojodelik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; pertama, makna uang ganti rugi pembebasan lahan proyek migas bagi masyarakat Muslim Desa Mojodelik adalah digunakan untuk kebutuhan seahri-hari, ibadah, konsumtif, produktif, dan investasi. Dari 25 masyarakat Muslim Desa Mojodelik yang mendapatkan ganti rugi pembebasan lahan semunya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, ibadah, dan konsumtif, sedangkan yang digunakan untuk kegiatan produktif sebanyak 14 warga, dan yang digunakan untuk investasi sebanyak dua warga Intensitas pengunaan uang ganti rugi tersebut tergantung penerimaan yang didapat dari pembebasan lahan. Semakin tinggi tingkat pendapatan atau penerimaan uang ganti rugi pembebasan lahan, semakin besar akan uang kas untuk transaksi. Kedua, kontribusi tokoh dalam membimbing dan merubah perilaku konsumen masyarakat Muslim Desa Mojodelik adalah melalui kegiatan-kegitan yang diselengarakan oleh tokoh pemerintah maupun tokoh agama. adanya diskusi yang menyarankan masyarakat yang lahanya terkena pembebasan lahan untuk mengunakan hal-hal yang lebih produktif seperti membelikan lahan pertanian di luar Desa Mojodelik dan usaha perdaganag. Dengan kegiatan yang diselengarakan oleh para tokoh masyarakat, masyarakat Muslim Desa Mojodelik mendapatkan edukasi yang bermanfaat.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Masters)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Mutholibin, Khoirulkhoirulmutholibin9@gmail.comF02417124
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorArifin, Sirajulsirajul.arifin@yahoo.com197005142000031001
Subjects: Ekonomi Islam
Divisions: Program Magister > Ekonomi Syariah
Depositing User: Mutholibin Khoirul
Date Deposited: 19 Dec 2019 07:49
Last Modified: 19 Dec 2019 07:49
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/36362

Actions (login required)

View Item View Item