Tradisi selawat burdah Ijazah K.H.Wahab Chasbullah di kalangan Santri Bahrul Ulum Tambakberas Jombang Jawa Timur (1965-1971)

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Fitriyani, Tis'atul (2022) Tradisi selawat burdah Ijazah K.H.Wahab Chasbullah di kalangan Santri Bahrul Ulum Tambakberas Jombang Jawa Timur (1965-1971). Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Tis'atul Fitriyani_A92217139.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian yang berjudul “Tradisi Selawat Burdah Ijazah K.H. Wahab Chasbullah diKalangan Santri Tambakberas Jombang Jawa Timur” ini merupakan skripsi yang mengambil tema sejarah tokoh Islam. Skripsi ini bertujuan untuk menjawab rumusan masalah: 1) Bagaimana sejarah tradisi Selawat burdah ijazah K.H Wahab Chasbullah mulai diijazahkan di kalangan santri Bahrul Ulum Tambakberas? 2) Bagaimana peran sosok K.H Wahab Chasbullah dalam mengembangkan tradisi selawat burdah tersebut? dan 3) Bagaimana implikasi selawat burdah bagi santri Bahrul Ulum Tambakberas?. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah dengan tahapan heuristik, verifikasi, interpretasi dan historiografi yang digunakan dalam menememukan data dan fakta. Selanjutnya data penelitian ini dianalisis dengan pendekatan antropologi-budaya dan teori peran yang digagas oleh Soerjono Soekanto. Data penelitian dalam hal ini ialah selawat burdah sebagai tradisi di pondok pesantren Bahrul Ulum Tambakberas. Teori peran menunjukkan bahwa tradisi selawat burdah merupakan suatu konsep yang dapat dilakukan oleh individu dalam masyarakat sebagai organisasi. Adapun pendekatan antropologi-budaya memberikan gambaran dari sudut pandang kelakuan, kebiasaan, teknologi, bahasa, sosial dan lain sebagainya yang menunjukkan eksistensi daripada selawat burdah di Pondok Pesantren Tambakberas Jombang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi pembacaan selawat burdah di kalangan santri pondok pesantren Tambakberas Jombang bercikal dari ijazah K.H Wahab Chasbullah yang menginstruksikan seluruh santrinya pada kala itu untuk membaca qashidah burdah karya Imam Bushiri ketika ingin mencapai hajat tertentu. Selawat burdah mampu memberikan manfaat yang luar biasa tanpa harus menunjukkan eksistensinya, yakni dapat menyembuhkan penyakit. Kemudian hal itu diadopsi oleh K.H Wahab Chasbullah dan dijadikan tradisi oleh kalangan santri pondok pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang. Tradisi kemudian berkembang dan merambah pada adat dan budaya yang memberikan corak baru dalam melantunkan selawat burdah.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Fitriyani, Tis'atultisahfitriyani@gmail.comA92217139
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorZakariya, Nur MukhlishMukhlish_73@yahoo.co.id2001107302
Subjects: Sejarah
Tradisi Islam
Keywords: Tradisi; Burdah; K.H Wahab Chasbullah
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Sejarah dan Peradaban Islam
Depositing User: Tis'atul Fitriyani
Date Deposited: 03 Jul 2022 03:53
Last Modified: 03 Jul 2022 03:53
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/51789

Actions (login required)

View Item View Item