Studi komparatif istinbaṭ hukum ahli Fikih Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah Provinsi Jawa Timur dalam penggunaan ganja sebagai pengobatan

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Rosyidah, Mila (2023) Studi komparatif istinbaṭ hukum ahli Fikih Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah Provinsi Jawa Timur dalam penggunaan ganja sebagai pengobatan. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Mila Rosyidah_C95218034 OK.pdf

Download (916kB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi fakta bahwa penggunaan ganja seringkali disalahgunakan hingga menimbulkan banyak kerusakan, berbeda apabila digunakan pada bidang medis kesehatan memiliki banyak manfaat untuk kesembuhan penyakit-penyakit langka. Penulis mengkaji penelitian ini dengan mengambil pendapat ahli fikih yang membidangi persoalan hukum pada organisasi besar yakni Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah Provinsi Jawa Timur guna untuk menjawab pertanyaan yang tertuang pada rumusan masalah, meliputi: 1. Bagaimana hukum penggunaan ganja digunakan sebagai pengobatan menurut pendapat ahli fikih Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah Provinsi Jawa Timur? 2. Bagaimana analisis perbandingan mazhab terhadap metode istinbaṭ hukum dalam permasalahan penggunaan ganja digunakan sebagai pengobatan yang digunakan oleh ahli fikih Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah Provinsi Jawa Timur? Jenis penelitian yang dilakukan pada penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), perolehan data melalui teknik wawancara yang kemudian dianalisa dengan menggunakan metode analisis perbandingan mazhab serta diuraikan seluruh data mengenai istinbaṭ hukum penggunaan ganja digunakan sebagai pengobatan. Kemudian data tersebut dikelompokkan sehingga ditemukannya perbedaan dan persamaan, serta mencari solusi untuk memecahkan perbedaan dari kedua data tersebut Penelitian ini menyimpulkan pendapat ahli fikih nahdlatul Ulama Provinsi Jawa Timur mengenai hukum penggunaan ganja sebagai pengobatan adalah haram sebagaimana haramnya khamr, diperbolehkan dalam kondisi darurat dan benar-benar tidak adanya bahan bersifat halal digunakan sebagai obat utama. Sedangkan pendapat Ahli fikih Muhammadiyah Provinsi Jawa Timur mengenai penggunaan ganja digunakan sebagai obat adalah boleh dalam kondisi apapun selagi dilakukan pada ahlinya. Metode istinbaṭ hukum Organisasi NU Provinsi Jatim menggunakan manhāj ilḥāq dengan menyamakan fatwa terdahulu pada kitab muktabar, sedangkan Muhammadiyah menggunakan metode qiӯas awlawұ (khamr) serta diperkuat dengan kaidah-kaidah fikih. Pada akhir kepenulisan ini, penulis berharap dan menyarankan kepada masyarakat terutama kaum muslim agar selalu berhati-hati dalam mengkonsumsi sesuatu, baik berupa makanan atau sebagai pengobatan. Selain itu, juga memperhatikan ketentuan hukum sesuai syariat agama Islam yang berlaku. Untuk peneliti dalam bidang kesehatan medis dan pihak berwenang alangkah sebaiknya memberikan penjelasan secara jelas sehingga diketahuinya apa saja manfaat dan mudharatnya agar masyarakat tidak semena-mena dalam permasalahan ini.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Rosyidah, Milamilarosyidah6@gmail.comC95218034
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorRiza, Kemalkemalespe@yahoo.com2001077502
Subjects: Bahan Obat
Fikih > Fikih Perbandingan
Agama > Agama dan Ilmu Pengetahuan
Keywords: Ganja; Pengobatan
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Perbandingan Madzhab
Depositing User: Mila Rosyidah
Date Deposited: 02 Dec 2023 05:15
Last Modified: 02 Dec 2023 05:15
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/59437

Actions (login required)

View Item View Item