Implementasi metode bil qolam dalam kemampuan menghafal al Qur’an santri: studi komparasi di Pesantren al Amanah dan di Pesantren al Qadr Sidoarjo

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Rusydi, M. Ilham (2023) Implementasi metode bil qolam dalam kemampuan menghafal al Qur’an santri: studi komparasi di Pesantren al Amanah dan di Pesantren al Qadr Sidoarjo. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
M. Ilham Rusydi_02040821016.pdf

Download (1MB)
[img] Text
M. Ilham Rusydi_02040821016_Full.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Menghafalkan al-Qur’an merupakan salah satu bentuk interaksi umat Islam dengan al-Qur’an yang telah berlangsung secara turun- menurun. Hal itu terjadi sejak al-Qur’an pertama kali turun kepada Nabi Muhammad SAW. hingga sekarang dan masa yang akan datang. Salah satu upaya terpenting diperhatikan dalam pembinaan tahfizh al-Qur’an adalah metode. Sebab metode mempunyai peranan penting dan sangat dibutuhkan. Dengan adanya metode akan bisa membantu seseorang untuk menentukan keberhasilan menghafal al-Qur’an dan meningkatkan hafalannya secara terprogram. Penelitian ini bersifat kualitatif menggunakan pendekatan fenomonologi dan interaksi simbolik. Penelitian ini dilakukan di pondok pesantren al-Amanah Junwangi Sidoarjo dan di pesantren Tahfidz Qur’an al-Qadr Sidoarjo. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kondensasi data, penyajian data dan, penarikan kesimpulan atau verifikasi Penerapan metode bil qolam di pesantren al-Amanah pada kelas 7 wajib melakukan bin nadzar hingga khatam untuk melihat kemampuan santri sebelum masuk proses setoran hafalan dan setelah khatam barulah memulai setoran hafalan dari juz 30 lalu juz 1 hingga seterusnya. Kemampuan menghafal santri di pesantren al-Amanah menyimpulkan bahwa kebanyakan kelas 7 menghasilkan nilai yang sangat baik karena sistemnya wajib melihat al-qur’an bukan menghafalkan al-qur’an sedangkan di kelas 8 dan kelas 9 menghasilkan nilai dengan kategori baik. Sedangkan kemampuan menghafal al-Qur’an di pesantren al-Qadr menyimpulkan bahwa di kelas tahasus atau kelas yang mempunyai hafalan juz yang banyak menghasilkan nilai yang sangat baik karena telah mendapat pengalaman dari sebelum kelas-kelas lainnya, sedangkan di kelas lainnya mendapatkan hasil yang baik untuk kemampuan dalam menghafal al-qur’an.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Masters)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Rusydi, M. Ilhamilhamrusydi3@gmail.com02040821016
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorAbitolkha, Amir Malikiamir.abitolkha@gmail.com2008117102
Thesis advisorTolchah, Moch.mochtolchah@yahoo.com2005035301
Subjects: Al Qur'an > Amsal - al Quran
Pendidikan Islam
Pendidikan Islam > Pendidikan Islam - Metode dan Sistem
Keywords: Studi komparasi; metode bil qolam; kemampuan menghafal
Divisions: Program Magister > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: muhammad ilham rusydi
Date Deposited: 02 Nov 2023 07:11
Last Modified: 30 Nov 2023 03:22
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/66331

Actions (login required)

View Item View Item