Menghargai lawan bicara di tengah dunia phubbing: kajian Ma’anil Hadis dalam Kitab Sunan al Nasa’i No.5289 Dengan Pendekatan Hermeneutika Fazlur Rahman

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Ginting, Ridho Azhari (2023) Menghargai lawan bicara di tengah dunia phubbing: kajian Ma’anil Hadis dalam Kitab Sunan al Nasa’i No.5289 Dengan Pendekatan Hermeneutika Fazlur Rahman. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Ridho Azhari Ginting_07020520059 OK.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Ridho Azhari Ginting_07020520059 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 4 December 2026.

Download (1MB)

Abstract

Komunikasi, sebagai aktivitas tak terhindarkan dalam kehidupan manusia, telah mengalami transformasi signifikan akibat perkembangan waktu dan teknologi modern. Dulu, interaksi melibatkan pertemuan tatap muka langsung, tetapi saat ini, kehadiran gadget dan smartphone menghubungkan manusia ke dunia maya, sering kali mengakibatkan pengabaian terhadap kehidupan nyata di sekitarnyaDampak negatif penggunaan gadget berlebihan mencakup munculnya perilaku phubbing, di mana seseorang terlalu fokus pada smartphone saat berkomunikasi, merusak hubungan interpersonal, menciptakan pola interaksi yang tidak sehat, dan menyebabkan dampak psikologis seperti adiktivitas, ansietas, penurunan kemampuan membaca ekspresi emosional, dan gangguan tidur.. Rasulullah Saw mengajarkan penghormatan terhadap lawan bicara, seperti yang tercermin dalam Hadis Sunan al-Nasa'i no indeks 5298 yang membahas etika berbicara dan relevansinya dengan konteks phubbing saat ini. Penelitian ini berfokus pada cara menghargai lawan bicara di era phubbing, menelusuri kualitas dan kehujjahan Hadis Sunan al-Nasa'i no indeks 5298, serta menganalisis pemaknaan hadis dalam konteks saat ini. Metode penelitian menggunakan library research (kepustakaan) dengan pendekatan analisis deskriptif. Analisis makna hadis dilakukan dengan teori ma'anil hadith dan hermeneutika double dovement dari Fazlur Rahman. Hasil tinjauan menunjukkan kualitas hadis yang shahih dan dapat dijadikan hujjah. Analisis hermeneutika menghubungkan fenomena phubbing dengan nilai moral dalam Hadis Sunan al-Nasa'i no indeks 5289, di mana Rasulullah membuang khatam-nya saat bersama para sahabat. Sebagai pengguna teknologi yang bertanggung jawab, pengendalian penggunaan gadget penting untuk menciptakan budaya komunikasi positif dan bijaksana, sejalan dengan ajaran Rasulullah Saw yang menjadi contoh dalam hadis tersebut.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Ginting, Ridho Azhariazharikaro@gmail.com07020520059
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorMuhid, Muhidmuhid@uinsby.ac.id2002106301
Subjects: Adab > Washil bin Atha
Keywords: Phubbing; Menghargai lawan bicara; Double Movement
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Hadis
Depositing User: Ridho Azhari Ginting
Date Deposited: 22 Dec 2023 08:50
Last Modified: 22 Dec 2023 08:50
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/66879

Actions (login required)

View Item View Item