Tradisi Membakar Bukhur dalam Religiusitas Maulid Diba’: studi living hadis di PP. Al-Furqon Sosrobirowo Kota Semarang

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Ridiansyah, Muhammad Briananda (2023) Tradisi Membakar Bukhur dalam Religiusitas Maulid Diba’: studi living hadis di PP. Al-Furqon Sosrobirowo Kota Semarang. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Muhammad Briananda Ridiansyah_07010520017 OK.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Muhammad Briananda Ridiansyah_07010520017 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 10 January 2027.

Download (1MB)

Abstract

Fenomena praktik membakar bukhur atau dupa/kemenyan yang muncul dalam penggunaan dalam masing-masing agama. Jika melihat masyarakat Indonesia ditemukan berbagai keyakinan. Islam merupakan salah satu agama yang menggunakan bukhur sebagai acara ritual keagamaan. Misalnya pada saat maulid (kelahiran) Nabi saw. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serta mengenalkan hadis-hadis yang berkaitan dengan praktik membakar bukhur dalam religiusitas maulid diba’ di Pondok Pesantren Sosrobirowo Kota Semarang. Tapi terkadang membakar bukhur terdapat pertentangan. Terlebih lagi dalam metode tata cara peribadatan, ritual keagamaan, bahkan kerap dijadikan sebagai alat untuk mantra dalam dunia perdukunan di Indonesia. Ancaman keberadaan unsur-unsur kesyirikan dalam penggunaan bukhur dan metode tertentu seringkali mengakibatkan beberapa individu tergelincir ke dalam perilaku yang bertetntangan dengan ajaran agama. Jika seorang praktisi yang diacu tidak dapat menunjukkan landasan ilmiah yang jelas dan terdapat ketidaksesuaian dalam pendeketan yang diterapkan, hal ini menjadi lebih riskan, terutama bagi umat muslim yang mengedepankan panduan dari al-Qur’an dan hadis dalam segala aspek kehidupan mereka. Penelitian ini juga menggunakan pendekatan khusus yaitu dari teori Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) yaitu melihat bagaimana informan atau individu memaknai dunia personal dan sosial mereka, jika dalam penelitian penelitian dapat diartikan sebagai pemaknaan dari ungkapan informan atau individu tersebut. Sasaran utama penelitian yang menggunakan teori IPA adalah untuk mengungkap makna sebagai pengalaman, peristiwa, status yang dimiliki oleh informan, serta menekankan pada persepsi atau pendapat personal seorang individu tentang objek atau peristiwa. Oleh karena itu peneliti tertarik melakukan penelitian mengenai praktik bukhur dalam religiusitas maulid diba’. Penelitian ini difokuskan pada permasalahan (1) mengetahui pemaknaan bukhur dalam literatur dan tradisi Islam. (2) mengetahui prosesi pelaksanaan membakar bukhur dalam religiusitas maulid diba’ di Pondok Pesantren Sosrobirowo Kota Semarang. (3) mengetahui pemaknaan bukhur terhadap pelaku di Pondok Pesantren Sosrobirowo Kota Semarang. Begitu juga dalam hasil temuan dalam penelitian ini diantaranya: (1) Pemahaman bahwa bukhur merupakan salah satu wewangian yang terbuat dari kayu gaharu yang dicampur dengan minyak wangi khusus alami berupa resin, dsb. (2) Praktik membakar bukhur ini dilakukan setelah selesai shalat isya’ di hari jum’at ataupun hari-hari tertentu seperti maulid Nabi Saw. atau lain sebagainya dengan penjelasan urutannya sesuai yang telah dijelaskan. (3) Para santri di Pondok Pesantren Sosrobirowo Kota Semarang merasakan rasa khusyuk, tenang, dan membuat pikiran menjadi santai atau rileks.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Ridiansyah, Muhammad Brianandamamaztengofbrian@gmail.com07010520017
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorMahfudh, Hasanhasanmahfudh17@gmail.com2120098903
Subjects: Budaya - Agama
Keywords: Bukhur; Living Hadis; Teori IPA.
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Hadis
Depositing User: Muhammad Briananda Ridiansyah
Date Deposited: 09 Jan 2024 22:10
Last Modified: 09 Jan 2024 22:10
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/67280

Actions (login required)

View Item View Item