Penyelesaian sengketa wanprestasi influencer dalam endorsement slot di media sosial menurut kuhperdata: studi kasus pada akun instagram @itsofficiallauraa

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Wildan, Muhammad (2025) Penyelesaian sengketa wanprestasi influencer dalam endorsement slot di media sosial menurut kuhperdata: studi kasus pada akun instagram @itsofficiallauraa. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Muhammad Wildan_05010721019 Full.pdf

Download (2MB)
[img] Text
Muhammad Wildan_05010721019 OK.pdf
Restricted to Repository staff only until 28 December 2028.

Download (2MB)

Abstract

Berkembangnya industri pemasaran melalui media sosial menjadi salah satu elemen penting dalam promosi produk dan jasa. Namun, seringkali muncul masalah hukum, terutama terkait dengan wanprestasi dalam pelaksanaan kontrak endorsement, yang dapat merugikan salah satu pihak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk wanprestasi yang dilakukan oleh influencer @itsofficiallauraa dalam endorsement slot di media sosial, serta untuk mengetahui bagaimana penyelesaian sengketa tersebut ditinjau dari hukum perdata di Indonesia. Fokus utama dari kajian ini adalah pelanggaran atas perjanjian kerjasama yang dilakukan oleh pihak influencer dalam kegiatan promosi di platform Instagram. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan studi kasus, yaitu pada kasus wanprestasi yang melibatkan akun @itsofficiallauraa. Teknik pengumpulan bahan hukum dilakukan melalui observasi tidak langsung dan studi pustaka, guna memperoleh data yang relevan dan mendalam terkait praktik endorsement serta penyelesaian wanprestasi menurut hukum positif di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk wanprestasi yang dilakukan oleh influencer adalah tidak melaksanakan kewajibannya untuk membuat stories promosi sebagaimana yang telah disepakati dalam perjanjian. Selain itu, promosi yang dilakukan terkait dengan slot yang dilarang oleh negara, sehingga berdasarkan Pasal 1320 KUH Perdata, perjanjian tersebut tidak sah dan batal demi hukum. Penyelesaian sengketa yang terjadi dilakukan secara non-litigasi, yaitu melalui jalur negosiasi dan mediasi antara pihak-pihak yang bersengketa. Saran dalam penelitian ini ditujukan kepada pelaku usaha untuk selalu membuat nota kesepahaman (MoU) yang jelas sebelum melakukan kerja sama dengan influencer, agar hak dan kewajiban kedua belah pihak dapat dipahami dengan baik. Sedangkan bagi influencer, disarankan untuk menyusun ketentuan endorsement yang sesuai dengan karakter pribadi serta nilai-nilai yang dianut, agar produk yang ditawarkan dapat selaras dan tidak melanggar peraturan yang berlaku.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Wildan, Muhammad1725muhwil@gmail.com05010721019
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorMuwahid, Muwahidmuwahid@uinsby.ac.id2010037801
Subjects: Hukum
Keuangan > Keuangan - Manajemen
Pengambilan Keputusan
Keywords: Wanprestasi; Endorsement; Kitab Undang-Undang Hukum Perdata
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Publik Islam
Depositing User: Muhammad Wildan
Date Deposited: 29 Dec 2025 11:28
Last Modified: 29 Dec 2025 11:28
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/85543

Actions (login required)

View Item View Item