Konsepsi pidana mati dalam undang-undang no. 1 tahun 2023 perspektif Maqāṣid Asy-Syarī‘Ah Jamaluddin Athiyah

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Afifah, Nur (2025) Konsepsi pidana mati dalam undang-undang no. 1 tahun 2023 perspektif Maqāṣid Asy-Syarī‘Ah Jamaluddin Athiyah. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Nur Afifah_05010322019 OK.pdf

Download (2MB)
[img] Text
Nur Afifah_05010322019 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 31 December 2028.

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini menganalisis konsep pemidanaan terhadap pidana mati dalam Undang-Undang No.1 Tahun 2023. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dan mengetahui bagaimana konsep perubahan pidana mati dari KUHP lama k KUHP baru, bagaimana konsep pidana mati sebagai pidana alternatif dalam KUHP yang baru dan bagaimana konsep pidana mati presepektif Maqāṣid Asy-syarī‘ah Jamaluddin Athiyah. Penelitian ini menggunakan metode normatif dengan pendekatan konsep (conseptual Approach), hasil penelitian didapatkan dengan mengkaji, menelaah, serta menganalisis sumber-sumber tertulis seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, laporan penelitian, tesis, disertasi, kemudian dikaitkan dengan Undang-Undang No. 1 Tahun 2023 dan di analisis melalui Maqāṣid Asy-syarī‘ah Jamaluddin Athiyah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pidana mati dalam KUHP baru tidak lagi dijatuhkan secara mutlak, tetapi diancamkan secara alternatif atau pidana penjara dua puluh tahun serta menjadi langkah awal pemidanaan secara progresif dengan menimbang keselarasan dengan HAM dan humanis dengan cara percobaan hukuman sepuluh tahun, Analisis teori Maqāṣid Asy-syarī‘ah Jamaluddin Athiyah menunjukkan bahwa pidana mati dalam KUHP baru menunjukkan adanya upaya taubat yang di berikan kepada pelaku, yang lebih berorientasi kepada sistem hukum yang lebih berkeadilan dan kemaslahatan terhadap korban, pelaku dan masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai apakah penerapan pidana mati sebagai pidana alternatif khusus dalam Undang-Undang No.1 Tahun 2023 dengan masa percobaan sepuluh tahun bisa mewujudkan pengimplementasian keadilan yang diharapkan yaitu terhadap pelaku, korban dan juga masyarakat.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Afifah, Nurafifahnur.251905010322019
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorArif, Mohammad--2018017002
Subjects: Bahasa Indonesia
Hukum > Hukum Pidana
Hukum > Hukum Pidana Islam
Hukum Islam > Pidana Positif
Hak Asasi Manusia
Keywords: maqashidsyariah; pidana mati
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Pidana Islam
Depositing User: Nur Afifah
Date Deposited: 02 Jan 2026 01:49
Last Modified: 02 Jan 2026 01:49
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/85630

Actions (login required)

View Item View Item