This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Nuruzzaman, Muhammad Adib (2026) Model pendidikan islam berbasis komunitas dalam membangun resiliensi beragama pemuda hijrah pada Better Youth Foundation di Kota Surabaya. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Muhammad Adib Nuruzzaman_02040824028.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
Muhammad Adib Nuruzzaman_02040824028_Full.pdf Restricted to Repository staff only until 8 January 2029. Download (3MB) |
Abstract
Di tengah modernitas yang memicu krisis identitas dan tekanan psikososial pemuda, pendidikan Islam menghadapi ketegangan antara pelestarian tradisi keilmuan dan tuntutan kontekstualisasi terhadap realitas sosial. Penelitian ini berargumen bahwa pendidikan Islam berbasis komunitas mampu menjembatani ketegangan tersebut sekaligus mengkritisi asumsi dominan bahwa pembinaan keagamaan yang berdampak hanya dapat berlangsung melalui lembaga pendidikan Islam formal. Studi ini mengkaji praktik pendidikan Islam berbasis komunitas pada Better Youth Foundation (BYF) di Kota Surabaya, sebuah lembaga pembinaan pemuda yang berkembang dalam konteks gerakan hijrah urban. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BYF berfungsi sebagai resilience-enabling environment yang menyediakan rasa aman, penerimaan, dan pendampingan berkelanjutan bagi pemuda dalam menata ulang identitas keberagamaannya. Temuan ini mematahkan anggapan bahwa hijrah identik dengan keberagamaan dangkal dan simbolik; sebaliknya, hijrah di BYF berlangsung sebagai proses pendidikan Islam yang reflektif dan berkelanjutan. Penelitian ini juga menepis stereotip komunitas hijrah sebagai ruang eksklusif dan konservatif, dengan menunjukkan praktik keberagamaan yang inklusif, dialogis, dan berorientasi pada kontribusi sosial. Model pendidikan BYF berakar pada paradigma community-based education dengan pendekatan pembelajaran transformatif melalui tiga tahap pembinaan—Transforma, Kaliva, dan Guardian—serta kurikulum fleksibel berbasis nilai yang mengintegrasikan prinsip karakter Syarah 10 Muwashafat. Penelitian ini menunjukkan bahwa resiliensi beragama pemuda dibangun secara sistemik melalui keterpaduan dukungan sosial dan spiritual komunitas (I Have), penguatan identitas dan kesadaran religius (I Am), serta aktualisasi iman dan tindakan sosial (I Can). Dengan demikian, penelitian ini mengungkap pembacaan ulang gerakan hijrah urban dengan konsep “New Hijrah”, yaitu model hijrah urban berbasis pendidikan Islam komunitas yang inklusif, reflektif, dan strategis dalam membangun resiliensi beragama pemuda di era modern.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Masters) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||||||
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | Pendidikan Islam Agama > Agama dan Ilmu Pengetahuan |
||||||||||||
| Keywords: | Pendidikan Islam; komunitas; pemuda hijrah; resiliensi beragama | ||||||||||||
| Divisions: | Program Magister > Pendidikan Agama Islam | ||||||||||||
| Depositing User: | Muhammad Adib Nuruzzaman | ||||||||||||
| Date Deposited: | 08 Jan 2026 05:19 | ||||||||||||
| Last Modified: | 08 Jan 2026 05:19 | ||||||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/85732 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
