Studi perbandingan tasawuf Abu Yazid al­ Bustami (804-875 M) dengan tasawuf Ibnu Arabi (1165-1246 M)

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Prasetyo, Moh Teguh (2013) Studi perbandingan tasawuf Abu Yazid al­ Bustami (804-875 M) dengan tasawuf Ibnu Arabi (1165-1246 M). Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
A02209021 Moh Teguh 2013 ok.pdf

Download (5MB)

Abstract

Perdebatan-perdebatan tentang pemikiran tokoh dalam studi tasawuf sangatlah dinamis akan tetapi studi komparasi pemikiran sangatlah minim dan tidak banyak karya yang cukup bagus untuk memuaskan dahaga penikmat tasawuf, untuk itu peneliti ingin mengkaji dengan telaah studi komparasi yang membandingkan pemikiran kedua tokoh yang sama-sama memakai konsep kesatuan Tuhan, disini peneliti akan menganlisis bagaiman ciri khas, kelebihan dan kekurangan diantara kedua tokoh tersebut sehingga akan memunculkan suatu pemahaman dan khasanah perkembangan pemahaman tasawuf. Sejarah pemikiran tasawuf sangat panjang dan kajian atas persoalan ini pasti akan melibatkan kompleksitas, tetapi sejalan dengan itu upaya penggalian atas informasi dalam dunia pemikiran Islam sangatlah penting. Dalam dinamika perkembang tasawuf banyak hal yang menarik untuk kita kaji karena pemikiran tasawuf memiliki perkembangan yang tersetrukutur dan sating memengaruhi dan banyak hal yang diperdebatkan sehingga sangat menarik untuk kita komparasikan antara pemikiran seorang sufi dengan sufi lainya. Dengan latarbelakang di atas, skripsi ini membandingkan dua pemikiran tasawuf kesatuan wujud antara pemikiran Abu Yazid al-Bustami dengan faham ittihadnya dan Ibnu Arabi dengan faham wahdatul wujudnya . Korelasi antara konsep ittihad yang disampaikan oleh Abu Yazid, , wahdat a/-Wujud oleh Ibnu Arabi adalah bahwasanya mereka sama-sama mempercayai bahwa tentang adanya kesatuan antara wujud nasut Tuhan dengan wujud lahul manusia. Dan mereka mempercayai bahwasanya adanya kesatuan itu mutlak ada dan terjadi. Walaupun konsep yang mereka ajukan berbeda, akan tetapi tujuan dari mereka adalah sama yaitu berjumpa dengan Allah Swt. Dalam penelitian yang berjudul" Studi Perbandingan Tasawuf Abu Yazid al­ Bustami Dengan tasawuf Ibnu Arabi" Peneliti mengunakan pendekatan diakronik dalam sejarah untuk membedakan rentang waktu atau masa antara Abu Yazid al­ Bustami dengan Ibnu Arabi, sedangkan dalam kerangka teoritik mengunakan teori eksplanasi sejarah Kuntowijoyo suatu proses yang menunjukkan peristiwa-peristiwa tertentu dihubungkan dengan peristiwa-peristiwa lain melalui penggunaan yang tepat pemyataan-pemyataan yang bersifat umum (general statements).peneliti berusaha menghubungkan antara pemikiran tasawuf Abu Yazid al-Bustami (804-875 M) yang berupa: fana' baqa' dan ittihad dengan pemikiran Ibnu Arabi (1165-1246 M) berupa: insan kamil dan wahdatul wujud dengan melihat perbedaan dan kesamaan antara pemikiran Abu Yazid al-Bustami dan Ibnu Arabi yang diambil dari fakta pemikiran kedua tokoh tersebut.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Prasetyo, Moh TeguhUNSPECIFIEDA02209021
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorMuzaiyanah, Muzaiyanahmuzaiyana@uinsa.ac.id2012086901
Subjects: Tasawuf
Keywords: Tasawuf; Abu Yazid al­ Bustami; Ibnu Arabi
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Sejarah dan Kebudayaan Islam
Depositing User: Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 05 Jan 2026 04:46
Last Modified: 05 Jan 2026 04:46
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/85748

Actions (login required)

View Item View Item