Komunikasi kesehatan pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga (PKK) Dusun Kesumorejo tentang kesadaran pangan sehat tepung mocaf

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Aristanty, Alvida Meylia (2025) Komunikasi kesehatan pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga (PKK) Dusun Kesumorejo tentang kesadaran pangan sehat tepung mocaf. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Alvida Meylia Aristanty_04020522042.pdf

Download (3MB)
[img] Text
Alvida Meylia Aristanty_04020522042_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 8 January 2029.

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemanfaatan tepung mocaf (modified cassava flour) sebagai pangan lokal sehat di masyarakat pedesaan, meskipun singkong tersedia melimpah di Dusun Kesumorejo. Kurangnya informasi, minimnya sosialisasi, serta terbatasnya praktik pengolahan menyebabkan masyarakat belum mengenal manfaat kesehatan maupun nilai ekonominya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi kesehatan PKK dalam sosialisasi tepung mocaf, memahami bentuk penyampaian pesan, mengidentifikasi peran PKK sebagai agen perubahan, serta menelaah faktor internal dan eksternal yang memengaruhi proses komunikasi kesehatan menggunakan teori difusi inovasi Everett M. Rogers. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi partisipatif selama kegiatan FGD (Forum Group Discussion), dokumentasi kegiatan sosialisasi serta praktik pengolahan tepung mocaf oleh PKK Dusun Kesumorejo bersama tim KKN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi kesehatan yang digunakan bersifat dialogis, partisipatif, dan berbasis demonstrasi sehingga memudahkan peserta memahami proses pembuatan dan manfaat tepung mocaf. Penyampaian pesan dilakukan dengan bahasa sederhana dan pendekatan budaya lokal. PKK berperan sebagai change agent yang menjembatani informasi, memperkuat pemahaman peserta, serta mendorong minat mencoba inovasi. Faktor internal seperti pengetahuan awal dan motivasi keluarga, serta faktor eksternal seperti dukungan PKK, metode praktik langsung, dan suasana sosial desa, berpengaruh terhadap penerimaan inovasi. Analisis teori difusi inovasi menunjukkan sebagian masyarakat pada kategori early adopters dan mulai bergerak menuju early majority, meskipun masih membutuhkan pendampingan lanjutan. Kelompok yang tidak mengikuti sosialisasi cenderung pada kategori late majority dan laggards. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi kesehatan berbasis komunitas efektif dalam memperkenalkan pangan lokal inovatif, terutama ketika melibatkan agen perubahan dan metode praktik langsung.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Aristanty, Alvida Meyliaalvidaaristanty@gmail.com04020522042
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorZubaidi, Advan Navisadvan@uinsby.ac.id2018118301
Subjects: Ilmu Komunikasi
Komunikasi
Keywords: Komunikasi kesehatan; tepung mocaf; PKK; difusi inovasi; adopsi inovasi; everett M. Rogers
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Ilmu Komunikasi
Depositing User: Alvida Meylia Aristanty
Date Deposited: 08 Jan 2026 04:43
Last Modified: 08 Jan 2026 04:43
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/85955

Actions (login required)

View Item View Item