Konsep mutmainnah dalam tafsir Khawatir al-Sha'rawi Hawl al-Qur'an al-Karim perspektif psikologi humanistik

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Nury, Muhammad Yuchbibun (2025) Konsep mutmainnah dalam tafsir Khawatir al-Sha'rawi Hawl al-Qur'an al-Karim perspektif psikologi humanistik. PhD thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Muhammad Yuchbibun Nury_01040322013 OK.pdf

Download (4MB)
[img] Text
Muhammad Yuchbibun Nury_01040322013 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 8 January 2029.

Download (4MB)

Abstract

Konsep jiwa memiliki peranan sentral dalam kehidupan manusia, baik kehidupan dunia maupun kehidupan akhirat. Sebagian besar manusia modern terjebak dalam nilai materialisme dan meninggalkan hakikat hidup dengan jiwa mutmainnah, sedangkan Islam menekankan aspek spiritual sebagai solusi ketenangan jiwa. Hal tersebut belum terinterpretasikan dalam teori psikologi modern, khususnya psikologi humanistik. Karena psikologi humanistik hanya menekankan pada aspek kemanusian, sedangkan aspek teologis kurang mendapat perhatian. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan konsep nafs al-Mutmainnah dalam tafsir al-Sha’rawi dengan psikologi humanistik Carl Rogers, sehingga menghadirkan kerangka interdisipliner penafsiran al-Qur'an dan teori psikologi modern. Penelitian ini tergolong penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif-eksplanatori. Yakni mendeskripsikan konsep muṭmainnah dalam tafsir al-Sha’rawi, kemudian di analisis menggunakan psikologi humanistik Carl Rogers. Sumber data primer berupa tafsir al-Sha’rawi, serta data sekunder berupa literatur tafsir, psikologi, dan studi interdisipliner yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep mutmainnah dalam tafsir al-Sha’rawi menekankan keterkaitan antara dimensi spiritual dan psikologis, serta dapat dipahami sebagai kepribadian muslim yang berorientasi pada ketenangan jiwa, kedamaian hati, dan keharmonisan hidup melalui tauhid, iman, akidah, akhlak mulia, dan penguatan ibadah. Sedangkan hasil analisis perspektif psikologi humanistik Carl Rogers tergambarkan dalam aspek konsep diri, aktualisasi diri, congruence-incongruence, dan unconditional positive regard. Aktualisasi muṭmainnah dapat dipetakan melalui beberapa tahap, yakni pengendalian diri, interaksi sosial positif, serta kedekatan spiritual dengan Allah. Sebagai kesimpulan, manusia dapat meraih ketenangan hati dengan berupaya memperbaiki diri serta mempererat hubungan dengan Allah SWT. Penelitian ini juga menghasilkan sebuah pendekatan integrasi keilmuan Islam-psikologi baru yang peneliti sebut dengan theo-humanistik. Rekomendasi penelitian ini adalah pentingnya pengembangan model integrasi penafsiran al-Qur’an dan psikologi modern, khususnya psikologi humanistik guna memperkaya pendekatan terapi Islami dan pendidikan karakter berbasis spiritualitas dan al-Qur’an. Diperlukan studi lanjutan yang menelaah aspek psikoterapis dan aplikatif dari konsep mut}mainnah dalam kehidupan kontemporer.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (PhD)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Nury, Muhammad Yuchbibunyuchbibun.nury@gmail.com01040322013
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorAswadi, Aswadiaswadi.syuhadak@gmail.com2012046001
Thesis advisorSanuri, Sanurisuns_76@yahoo.com2021017603
Subjects: Psikologi
Tafsir > Tafsir Al Qur'an
Keywords: Mutmainnah; Tafsir al-Sha’rawi; Psikologi Humanistik; Carl Rogers.
Divisions: Program Doktor > Ilmu Alquran dan Tafsir
Depositing User: Muhammad Yuchbibun Nury
Date Deposited: 08 Jan 2026 03:44
Last Modified: 08 Jan 2026 03:44
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/85993

Actions (login required)

View Item View Item