Telaah penggunaan kisah isra’iliyyat dalam tafsir ibn kathir pada qs. al-kahf: 9-26: analisis sejarah ide Arthur O. Lovejoy

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Rohmat, Nur (2025) Telaah penggunaan kisah isra’iliyyat dalam tafsir ibn kathir pada qs. al-kahf: 9-26: analisis sejarah ide Arthur O. Lovejoy. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Nur Rohmat_02040524030 OK.pdf

Download (2MB)
[img] Text
Nur Rohmat_02040524030 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 12 January 2029.

Download (2MB)

Abstract

Kisah Aṣḥāb al-Kahf dalam QS. al-Kahf: 9-26 merupakan salah satu narasi eskatologis paling menonjol dalam al-Qur’an dan telah menjadi pusat perhatian mufassir sejak awal. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perbedaan pendekatan dalam penggunaan unsur Isrā’īliyyāt di kalangan mufassir klasik, serta urgensi untuk menelaah kontruksi panafsiran Ibn Kathīr yang dikenal selektif dan kritis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji bentuk dan fungsi penggunaan riwayat Isrā’īliyyāt dalam penafsiran Ibn Kathīr terhadap QS. al-Kahf: 9-26, sekaligus menganalisis proses filtrasi ide keagamaan melalui perspektif History of Ideas Arthur O. Lovejoy. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan dengan pendekatan Kualitatif-analitis, memadukan Manhaj Ibn Kathīr terhadap Isrā’īliyyāt, serta analisis Historif-filosofis melalui teori History of Ideas Arthur O. Lovejoy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ibn Kathīr menggunakan tiga pola utama dalam menyikapi Israiliyyat; Maqbūl, Mardūd, dan Maskūt ‘Anhu. Dengan kerangka tersebut, Ibn Kathīr mempertahankan inti naratif kisah, yaitu penjagaan Iman, intervensi Ilahi, dan pembuktian Hari Kebangkitan, sekaligus menolak unsur spekulatif dan mitologis. Analisis melalui perspektif Lovejoy menunjukkan bahwa Ibn Kathīr berperan sebagai kurator ide teologis yang memfilter gagasan asing dan menyelaraskannya dengan tauhid. Interaksi wahyu dan gagasan ide menghasilkan pola sistesis baru yang dapat disebut sebagai Teori Filtrasi Teologis atas Migrasi Ide, yakni proses integrasi, penataan ulang, dan penolakan ide eksternal agar sesuai dengan prinsip keimanan Islam. Penelitian ini menegaskan bahwa tafsir bukan sekedar transmisi riwayat, tetapi arena dialektis antara teks suci, tradisi, dan konstruksi intelektual.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Masters)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Rohmat, Nurfadholf947@gmail.com02040524030
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorBakar, Abuabubakaryamani@yahoo.com2004047303
Thesis advisorSholihuddin, Muh.msholihuddin@uinsby.ac.id2025077701
Subjects: Cerita dalam Al Qur'an
Filsafat
Sejarah
Keywords: Isrā’īliyyāt; Aṣḥāb al-Kahf; Ibn Kathīr; History of Ideas; Gagasan Ide; Arthur O. Lovejoy
Divisions: Program Magister > Ilmu Alquran dan Tafsir
Depositing User: Nur Rohmat Rohmat Rohmat
Date Deposited: 12 Jan 2026 05:28
Last Modified: 12 Jan 2026 05:28
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/86140

Actions (login required)

View Item View Item